Operator terbesar kedua di Indonesia, Indosat Ooredoo, ekspansi ke layanan internet untuk pelanggan rumahan dengan GIG.
Layanan GIG menawarkan home internet dengan kecepatan hingga 1 Gbps, memanfaatkan koneksi full fiber optic. Layanan GIG bersaing dengan layanan IndiHome dari Telkom, First Media, Biznet, dan lain-lain.
Menariknya, layanan GIG menggandeng Google Indonesia untuk bundling perangkat streaming Chromecast, laptop Chromebook, dan Google Drive dengan kapasitas 50 GB. Paket internet GIG ditawarkan mulai akses 15 Mbps dengan harga sekitar Rp 350 ribu - Rp 400 ribu per bulan.
Layanan internet rumah GIG Indosat Ooredoo ©2016 Merdeka.comAlexander Rusli, Presiden Direktur Indosat Ooredoo, menjelaskan layanan GIG berbeda dengan layanan internet rumahan atau fiber to the home (FTTH) yang eksisting karena memberikan ekosistem yang bersifat end to end. Dengan mengandeng Google, layanan ini menawarkan customer experience lebih baik sehingga konten dan aplikasi bisa berjalan dengan baik.
"Layanan GIG hadir karena selama ini ada kesenjangan yang besar atau big gap di layanan internet rumahan seperti dalam hal services, sehingga layanan yang menawarkan model baru pasti diterima. Kami ingin menjadi faster consistance internet service provider," kata Alex saat menghadiri peluncuran GIG di kantor Indosat, Kamis (18/2).
Selama 9 bulan terakhir, peminat GIG sudah cukup banyak terutama di area high residential di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Bekasi.
Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia, menambahkan layanan GIG signifikan bagi transformasi digital Indonesia. Dengan layanan internet ini, pengalaman masyarakat Indonesia menikmati Google Chromecast, Chromebook, dan Google Drive akan semakin komplet.
"Perangkat Chromecast sudah terjual sebanyak 20 juta di dunia. Bundling Chromecast dengan layanan GIG menjadi penjualan pertama di Indonesia. Begitu juga dengan penjualan laptop Chromebook," kata Veronica.