Operator jaringan mobile butuh kolaborasi dengan mitra konten dan pemain OTT jika mereka ingin mengatasi kehilangan revenue tersebut seiring dengan adanya dinamika industri yang menurunkan konten tradisional.Colin Miles, Chairman of MEF Asia, mengatakan adanya dinamika industri, yang meliputi penurunan VAS tradisional, termasuk RBT, penurunan harga ponsel pintar sangat signifikan yang bisa mengkonsumsi OTT lewat Wi Fi dan LTE, dan terdapat banyaknya independent application store, device application store, online application store dan multiple payment options ikut memicu perkembangan konten seluler.Dari sisi jumlah foto yang diupload ke internet, pada 2008, jumlah foto yang diupload ke social media masih di bawah 25 miliar foto, tapi pada 2013 sudah melonjak mencapai lebih dari 500 miliar foto.Adapun, data upload video ke Yutube, saat ini setiap menitnya terdapat video yang diupload dengan durasi total 100 jam penayangan, sedangkan pada 2007 hanya sekitar 5 jam ."Untuk konten games, kata Colin, pendapatan operator global dari aplikasi tersebut naik 65 persen pada 2013 dibandingkan tahun lalu," ujarnya kepada merdeka.com, belum lama ini.Meroketnya pertumbuhan konten juga dilihat dari nilai bisnis mobile advertisement pada 2018 mencapai USD 40 miliar, dan dari m-commerce mencapai USD 235 miliar pada 2013 dan akan mencapai USD 721 pada 2017.
MEF: Konten seluler tradisional akan terus menurun
Operator jaringan mobile butuh kolaborasi dengan mitra konten dan pemain OTT
Advertisement
Rekomendasi