Tāne Mahuta adalah pohon kauri (Agathis australis) terbesar yang masih hidup di dunia. Pohon ini terletak di Hutan Waipoua, Northland, Pulau Utara, Selandia Baru. Namanya diambil dari mitologi Māori, di mana Tāne Mahuta adalah dewa hutan dan burung.
Dalam kepercayaan Māori, Tāne Mahuta memiliki peran penting karena menciptakan manusia dan memisahkan langit (Ranginui) dan bumi (Papatūānuku) untuk membawa cahaya ke dunia. Pohon ini dianggap sakral dan dipandang sebagai perwujudan kehidupan dan kekuatan alam.
Tāne Mahuta memiliki tinggi sekitar 51,2 meter, diameter batang 4,4 meter, volume kayu sekitar 244,5 meter kubik, dan diperkirakan berusia antara 1.250 hingga 2.500 tahun. Pohon ini dilindungi sebagai warisan alam dan budaya yang penting.
Namun, Tāne Mahuta kini menghadapi ancaman besar, yaitu penyakit kauri dieback. Penyakit ini disebabkan oleh organisme mikroskopis yang menyerang akar pohon dan merusak jaringan yang membawa air dan nutrisi, sehingga perlahan membuat pohon mati kelaparan.
“Kauri dieback adalah ancaman terbesar yang pernah dihadapi pohon kauri. Penyakit ini perlahan membuat pohon mati kelaparan dengan menginfeksi akar dan merusak jaringan yang membawa air dan nutrisi,” ujar Menteri Konservasi, Maggie Barry dikutip dari laporan NZHerald tahun 2017.
Barry menegaskan bahwa menjaga spora penyakit tersebut tetap jauh dari Tāne Mahuta adalah hal yang sangat penting. Untuk itu, pemerintah Selandia Baru telah memasang stasiun pembersih alas kaki di jalur menuju pohon ini. Stasiun ini dilengkapi dengan sikat untuk membersihkan lumpur dan semprotan disinfektan Sterigene.
“Sterigene akan membunuh spora kauri dieback di alas kaki, tetapi hanya jika sepatu benar-benar bebas dari lumpur,” jelas Barry.
Selain itu, area di sekitar pangkal pohon telah dipasangi kawat berduri untuk menghalau wisatawan yang mencoba menyentuh pohon atau mengambil suvenir. Jalur pejalan kaki juga telah dialihkan untuk mengurangi dampak langsung terhadap pohon.
Sebagai simbol penting dalam budaya Māori, pohon ini sering dikunjungi untuk tujuan spiritual dan upacara adat. Pohon kauri memainkan peran penting dalam ekosistem hutan Selandia Baru, memberikan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.
Tāne Mahuta juga merupakan daya tarik utama di Selandia Baru. Keberadaannya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi, terutama terkait ancaman kauri dieback.
Tāne Mahuta bukan hanya pohon terbesar, tetapi juga simbol kehidupan, budaya, dan kekuatan alam Selandia Baru. Ancaman kauri dieback menunjukkan betapa rapuhnya warisan alam ini.
Oleh karena itu, kesadaran dan kerja sama dalam menjaga kelestarian Tāne Mahuta sangatlah penting. Dengan langkah-langkah perlindungan yang ketat dan kesadaran dari para pengunjung, diharapkan pohon ini akan terus berdiri kokoh untuk generasi yang akan datang.