Pendapatan Industri Game Capai Rp 15 M, Begini Reaksi Pemerintah!
Merdeka.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen APTIKA) Kementerian Kominfo (Kominfo) Semuel A. Pangerapan menyatakan dukungan dalam pengembangan industri game untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021 hasil rilis Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Nico Partners menunjukkan jumlah pemain game Indonesia mencapai total angka di atas 170 juta orang, dengan rincian 133,8 juta mobile gamers dan 53,4 juta PC gamers.
Terlebih pada 2021, jumlah pendapatan total industri game di Indonesia mencapai USD1,1 Miliar atau sekitar Rp15 miliar. Menurut Dirjen Semuel, angka tersebut merupakan potensi besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo menyiapkan regulasi berupa Indonesia Game Rating System (IGRS).
"Salah satu upaya kami dalam mendorong perkembangan ekosistem industri game Indonesia diawali dengan kebijakan seperti IGRS. Ini adalah kebijakan yang bertujuan untuk memberi panduan kepada para publisher untuk menentukan batas usia para pemain game-nya," jelas pria akrab disapa Semmy ini dalam keterangannya, Rabu (19/10).
Pada tahun 2022 ini, Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan Kemenparekraf, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Asosiasi Game Indonesia mempromosikan pelaku industri game Indonesia dalam kegiatan Tokyo Game Show dan Game Scam 2K022.
"Tentunya kita bangga dan berharap capaian ini dapat terus meningkat dan membuat Indonesia menjadi pemain dalam Industri ini baik di dalam maupun di luar negeri," ungkapnya. (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya