Pelanggan E-Commerce Naik 38,3 Persen Selama Pandemi

Senin, 24 Agustus 2020 19:48 Reporter : Indra Cahya
Pelanggan E-Commerce Naik 38,3 Persen Selama Pandemi ilustrasi e-commerce. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Masa pandemi memberikan dampak yang signifikan di sektor ekonomi. Kekhawatiran akan terjadinya resesi ekonomi membuat semua orang harus mempersiapkan diri untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Termasuk para pebisnis dan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mulai bergerak untuk bertransformasi digital demi keberlangsungan usahanya.

Meskipun begitu, ada titik cerah di balik situasi ekonomi yang perlahan merosot. Perkembangan teknologi melahirkan peluang baru khususnya di bidang E-Commerce.

Menurut Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan bahwa transaksi e-commerce naik sebesar 26 persen selama pandemi.

Tidak hanya itu, peningkatan transaksi harian juga meningkat hingga 4,8 juta dan persentase konsumen baru hingga 51 persen selama masa pandemi.

Pertumbuhan E-Commerce naik pesat disebabkan oleh perubahan perilaku konsumen yang memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berbelanja online terutama di masa PSBB. Selain itu, peningkatan ini juga didorong oleh pelaku UMKM yang berlomba-lomba untuk beralih online dengan bergabung di marketplace atau membangun toko online nya sendiri.

Perubahan ini dibuktikan dengan data survei yang dikutip dari Sea Insights menemukan bahwa 45 persen pelaku usaha bisnis lebih aktif berjualan di E-commerce pada saat pandemi.

Melihat dari data tersebut, perusahaan penyedia layanan hosting Exabytes Indonesia juga menyatakan peningkatan jumlah pelanggan E-Commerce di 7 bulan pertama tahun 2020 (Januari-Juli) sebesar 38,3 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku bisnis yang mulai bergerak untuk go digital dengan membangun platform online sendiri untuk bisnis mereka.

Indra Hartawan selaku Country Manager Exabytes Indonesia menuturkan bahwa, "Ada kenaikan pelanggan yang mendaftarkan websitenya untuk keperluan berwirausaha. Hal ini dilihat dari kenaikan jumlah pelanggan yang berbentuk PT atau CV dengan rata-rata sebesar 38,3 persen dibandingkan tahun lalu. Terutama di bulan Februari naik 120 persen dibandingkan Februari 2019 lalu. Hal ini membuktikan bahwa banyak orang atau perbisnis yang aware untuk membangun bisnis online dibandingkan tahun lalu," kata Indra Hartawan dalam rilis pers soal webinar eCommerceFest: Get Ready For The New eCommerce Normal dari Exabytes yang diterima Merdeka.com (24/8).

Seperti tagline Exabytes Indonesia "Grow Business Online", Exabytes Indonesia senantiasa memberikan inovasi untuk mendorong orang-orang yang ingin go digital. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan event interaktif yakni eCommerceFest.

eCommerceFest sendiri merupakan event tahunan yang sudah diselenggarakan Exabytes di tahun 2018 dengan nama Exabytes E-Commerce Conference (EEC).

Baca Selanjutnya: Webinar eCommerceFest...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. E Commerce
  3. Covid 19
  4. Digital Startup
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini