Netizen geram situs porno diblokir, ini jawaban pemerintah Rusia
Merdeka.com - Bagi Indonesia dan negara-negara Islam, pemblokiran situs porno menjadi hal yang biasa. Namun hal berbeda dengan negara Barat, misalnya Rusia. Pemblokiran situs porno bisa menimbulkan banyak kritikan.
Per minggu lalu, pemerintah Rusia resmi memblokir dua situs porno terbesar, Pornhub dan YouPorn. Rusia sebelumnya telah melakukan pemblokiran terhadap 11 situs porno populer lain tahun lalu.
Pemblokiran ini, berdasarkan pengakuan pemerintah Rusia, dilakukan untuk menghentikan produksi konten porno ilegal. Di sisi lain, 'fans' situs porno di Rusia ramai-ramai mengajukan protes lewat sosial media, misalnya Twitter. Mereka menganggap blokir ini membatasi hak mereka di dunia maya.
Menariknya, situs Pornhub mengunggah kicauan di Twitter untuk Kominfo-nya Rusia, Roscomanadzor, agar blokir dihentikan. "@roscomnadzor, jika kami memberikan kalian akun Pornhub premium, apakah kalian akan membatalkan pemblokiran Pornhub di Rusia," tulis Pornhub.
Menanggapi krtitikan warganya dan 'suap' dari Pornhub, Pemerintah Rusia menjawabnya dengan santai. Roscomanadzor justru menyarankan fans konten porno di Rusia untuk keluar rumah dan mencari pasangan asli ketimbang browsing situs porno.
Sumber: Daily Mail
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya