Misteri Keanehan Sebuah Kayu yang Menolak 'Hukum Alam' Bisa Salurkan Listrik
Merdeka.com - Bahan baku kayu memang bisa diolah menjadi banyak hal, seperti membuat meja dan kursi atau bahkan membangun sebuah kapal. Namun, sulit dipercaya rasanya jika kayu mampu menyalakan peralatan listrik fungsional.
Ternyata ada sekelompok ilmuwan yang berhasil memanfaatkan kayu menjadi transistor listrik, temuan yang selama ini tidak pernah terduga.
Transistor listrik sendiri adalah komponen fundamental yang hampir ada di semua alat elektronik. Fungsinya sebagai 'gerbang' kecil yang mengontrol aliran arus listrik, memperkuat sinyal listrik, menyimpan data sebagai rangkaian sakelar, atau bahkan sebagai penyambung arus listrik.
Para peneliti di Universitas Linköping dan KTH Royal Institute of Technology di Swedia bereksperimen untuk membuat transistor listrik dengan bahan baku kayu pertama di dunia.
Namun, kayu jelas bukan bahan yang bisa digunakan untuk penghantar listrik. Akhirnya tim peneliti mengubah kayu menjadi sebatang arang dengan harapan arang bisa berfungsi sebagai transistor listrik.

eurekalert.org/Thor Balkhed
Tim peneliti membangun eksperimen dengan menggunakan kayu balsa yang dianggap sebagai kayu yang kuat dengan kepadatan rendah. Para peneliti selanjutnya melucuti lignin kayu dan menggantikannya dengan polimer penghantar elektron campuran.
Insinyur listrik, Isak Engquist, dari Universitas Linköping yang juga merupakan salah satu penulis studi ini mengatakan bahwa dia dan timnya mencoba mengoptimalkan penghilangan lignin untuk menciptakan saluran yang lebih efisien bagi polimer untuk beroperasi di dalam kayu.
"Kami melakukannya karena kami bisa. Ini adalah penelitian dasar, menunjukkan bahwa itu mungkin, dan kami berharap itu akan menginspirasi penelitian lebih lanjut yang dapat mengarah pada aplikasi di masa depan," ungkap Engquist, dilansir dari Science Alert, Jumat (19/5).
Ini merupakan suatu kemajuan yang baru bagi pemanfaatan bahan baku kayu. Harapannya, penelitian yang dilakukan oleh Engquist dan timnya ini mampu membawa penelitian lebih lanjut terhadap pemanfaatan kayu bagi kehidupan manusia di masa depan.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha
(mdk/faz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya