Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelemahan Samsung Galaxy S9 yang dijual di Indonesia bikin malas beli

Kelemahan Samsung Galaxy S9 yang dijual di Indonesia bikin malas beli Samsung Galaxy S9 vs Galaxy S8. ©2018 newesc.com

Merdeka.com - Berbicara masalah baterai Samsung Galaxy S9, bisa dibilang cukup payah untuk ukuran smartphone flagship perusahaan besar. Namun tampaknya tidak semua smartphone Galaxy S9 memiliki baterai dengan kekuatan yang sama. Dan penyelidikan yang menarik mengungkapkan apa yang dapat menyebabkan masalah baterai tersebut.

Kita di sini sudah tahu bahwa Samsung Galaxy S9 terbagi menjadi dua versi. Yang pertama adalah versi yang dijual di pasar Amerika Serikat, China, dan Jepang. Di tiga negara tersebut, Galaxy S9 dibekali dengan chipset Snapdragon 845. Sedangkan di negara-negara di luar tiga pasar itu, Samsung menggunakan chipset milik mereka sendiri, yaitu Exynos.

Nah, unit peninjau yang menyelidiki masa baterai Samsung ini, terutama pada Galaxy S9 ternyata lebih buruk daripada Galaxy S8 yang rilis tahun lalu. Bahkan dengan margin yang sangat signifikan, seperti yang dikutip dari AnandTech (27/3).

Menariknya, AnandTech kini telah mempublikasikan uji baterai sendiri dan juga menemukan bahwa kinerja Galaxy S9 memburuk jika dibandingkan dengan S8.

daya baterai samsung galaxy s9

Daya baterai Samsung Galaxy S9 ©2018 AnandTech

Dari pengujian tersebut menunjukkan hampir 12 persen penurunan daya tahan baterai. Sementara AnandTech menunjukkan presentase ang jauh lebih besar yakni 30 persen lebih.

Tapi yang perlu diingat adalah metode pengujian ini akan selalu berbeda dari pihak lain. Tentu saja hasil juga akan bervariasi. Namun yang perlu ditegaskan di sini adalah kedua pengujian usia baterai jelas menurun secara signifikan.

Mengapa ini bisa terjadi?Ternyata hal ini disebabkan oleh arsitektur chip Exynos itu sendiri. Sehingga pihak AnandTech mencari penyebab hilangnya performa baterai di inti Exynos M3 CPU. Menggunakan alat yang dibangun di firmware Samsung, dimungkinkan untuk 'mencekik' inti M3 hingga 1,469MHz dan juga mengurangi kontrol memori menjadi setengah kecepatan.

Dengan kondisi ini, chip tersebut benar-benar memiliki kinerja yang mirip dengan Exynos 8895 yang terdapat di perangkat Galaxy S8. Sayangnya, pengalaman aktual S9 lebih lambat karena makin kompleksnya daya yang dibutuhkan untuk digunakan mengoperasikan Galaxy S9.

Bagaimana menurut Anda? Haruskah upgrade ke Galaxy S9 jika Anda sudah memiliki Galaxy S8?

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP