KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kecolongan, eBay dan PayPal jadi platform pendanaan teroris di AS

Minggu, 13 Agustus 2017 08:00 Reporter : Indra Cahya
Ilustrasi ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah Telegram ditutup di Indonesia dan di banyak negara lain, rupanya teroris tak kehabisan akal untuk tetap sebarkan propaganda. Di skenario yang lebih mengerikan, ISIS bisa dengan mudah salurkan uang ke AS.

Dilansir dari The Verge yang mengutip laporan The Wall Street Journal, Isis diduga gunakan PayPal dan transaksi eBay palsu untuk menyalurkan uang yang digunakan untuk sebuah operasi di AS.

Penadahnya adalah warga Amerika Serikat bernama Mohammed Elshinawy, yang ditangkap tahun lalu di Maryland, AS. Awalnya, ia adalah seorang penjual printer komputer di eBay, dan menerima pembayaran lewat PayPal. Lalu dari pernyataan FBI, Elshinawy adalah bagian dari jaringan besar dunia yang menggunakan platform toko online dan pembayaran tersebut untuk saluran pendanaan ISIS.

Total, Elshinawy menerima 8.700 Dollar dari 5 buah transaksi PayPal yang dikirim dari pejabat senior ISIS, Siful Sujan. Dana tersebut digunakan untuk membeli laptop, smartphone, serta VPN untuk berkomunikasi dengan ISIS. Sujan sendiri tewas dalam operasi drone pada 2015.

Ketika dihubungi oleh pihak The Wall Street Journal, eBay menyebut bahwa pihaknya "tak akan menoleransi aktivitas terorisme." PayPal pun menyatakan hal yang senada, menyebut bahwa mereka akan "menginvestasikan waktu dan sumber daya yang signifikan untuk mencegah aktivitas teroris di platform kami." [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Ekstremis ISIS
  2. Teknologi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.