IPO Jadi Exit Strategy Perusahaan Rintisan Digital

Senin, 15 Agustus 2022 13:20 Reporter : Merdeka
IPO Jadi Exit Strategy Perusahaan Rintisan Digital Ilustrasi startup. © CBC

Merdeka.com - Belakangan, banyak usaha rintisan berbasis teknologi digital berguguran, terpaksa melakukan berbagai efisiensi untuk bertahan. Gejala ini diistilahkan sebagai tech winter.

Direktur Eksekutif Lippo Group sekaligus pendiri Venturra Capital John Riady mengatakan, kondisi indikator makro ekonomi yang masih melemah hingga goncangan geopolitik akibat ketegangan di Eropa dan Asia Timur menggoyahkan fondasi usaha rintisan.

"Usaha rintisan masih sangat membutuhkan likuiditas yang tebal sebagai kapital, serta stabilitas pasar," kata John melalui keterangannya, Senin (15/8).

Oleh sebab itu, di tengah dinamika tersebut, tren usaha rintisan melantai di bursa pun semakin marak sebagai jalan keluar dari krisis pendanaan. Tren serupa pun tengah melanda bursa di Indonesia, berbagai usaha rintisan berbasis teknologi informasi melakukan Initial Public Offering (IPO).

"Exit strategy usaha rintisan meretas jalan IPO pun menjadi mulus seiring regulasi yang memungkinkan startup menjaring dana," jelas dia.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan POJK Nomor 22/POJK.04/2021 terkait Multiple Voting Shares (MVS), yang membuka jalan perusahaan rintisan untuk masuk ke pasar modal. MVS yang berlaku dalam jangka waktu tertentu itu diharapkan memproteksi visi dan strategi inovasi usaha rintisan yang digagas para pendiri, meskipun startup telah dimiliki publik.

"Langkah otoritas, baik bursa maupun OJK saling melengkapi. Satu sisi pasar akan tetap bergairah dengan habitat khusus new economy, usaha rintisan pun semakin percaya untuk melantai karena tidak kehilangan kendali inovasi," terang John.

Persoalannya, walau banyak dilakukan usaha rintisan di luar negeri, IPO hanya salah satu cara usaha rintisan menopang pendanaan. IPO masih menyisakan problem mendasar saham startup yang harus bertarung dengan ekspektasi publik, serta likuiditas pasar.

"Persoalan fundamental lainnya yakni seberapa besar impact inovasi yang terus diciptakan oleh startup tersebut," ungkapnya.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini