Hasil Lelang NFT Indodax Bantu Pendidikan Programmer Pesantren Yenny Wahid

Minggu, 7 Agustus 2022 09:45 Reporter : Syakur Usman
Hasil Lelang NFT Indodax Bantu Pendidikan Programmer Pesantren Yenny Wahid Donasi NFT Indodax untuk kegiatan sosial Islami capai ratusan juta.. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan crypto exchange asli Indonesia, Indodax, mengadakan kegiatan donasi untuk Pondok Pesantren Programmer Qoryatussalam.

Donasi senilai total ratusan juta rupiah didapatkan dari hasil lelang NFT lukisan diri Oscar Darmawan, yang dilukis langsung oleh Ibu Yenny Wahid, selaku direktur Wahid Foundation dan pendiri Pondok Pesantren Programmer Qoryatussalam.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, pembuatan lukisan ini diawali ketika berkunjung ke pembukaan Pondok Pesantren Programmer Qoryatussalam di Sleman, Yogyakarta.

“Beberapa waktu lalu, Ibu Yenny Wahid sempat melukis saya. Ketika lukisannya selesai, saya terpikir untuk mengubahnya menjadi satu aset digital NFT, memasarkannya di platform marketplace NFT ternama lalu melelangnya. Uang hasil lelang pun saya gunakan untuk donasi kepada Pesantren Programmer Qoryatussalam yang seluruh muridnya santriwati," jelas Oscar dalam rilisnya, kemarin.

Dalam pelaksanaannya, Indodax dibantu Ayobantu.com. untuk mengelola pelelangan NFT sampai terkumpul dana ratusan juta rupiah.

“Kami antusias untuk dapat terlibat dalam acara pelelangan NFT yang diinisiasi oleh Indodax. Sebagai crypto exchange terbesar di Indonesia, Indodax berhasil menunjukkan bahwa NFT lebih dari aset digital yang layak dikoleksi, tapi mampu memberikan dampak lebih luas pada masyarakat. Cara kerja teknologi blockchain yang terdesentralisasi membuat seluruh transaksi di dalamnya menjadi lebih transparan dan aman. Hal ini merupakan sebuah sinyal positif dalam bidang filantropi yang mengutamakan integritas dan transparansi,” tutur Agnes, CEO Ayobantu.

Sebagai Direktur Wahid Foundation dan Pendiri Pondok Pesantren Programmer Qoryatussalam, Yenny Wahid mengapresiasi upaya Indodax dalam pemanfaatan teknologi blockchain dan kripto untuk kegiatan sosial yang mendukung generasi muda agar dapat berdaya dan siap bersaing di bidang IT.

“Donasi ini akan didayagunakan untuk mengoptimalkan lingkungan pembelajaran para santri Pesantren Qaryatussalam agar lebih kondusif dan lebih membangkitkan daya kreatif. Dengan tambahan sumber daya, santri-santri akan didorong untuk membangun projek mereka sendiri, baik secara individual maupun secara kolektif. Santriwati akan dipacu untuk menemukan tawaran solusi bagi permasalahan di sekitarnya dan menerjemahkan serta mengintegrasikan solusi itu ke dalam rancang bangun aplikasi teknologi sederhana,” jelas Yenny Wahid.

Yenny Wahid pun menambahkan bahwa sejak awal berdirinya, pondok pesantren ini tidak hanya mencetak lulusan yang ahli dalam ilmu agama namun juga menghadirkan pelatihan dan pembelajaran di bidang IT untuk santriwati.

“Saya melihat donasi dengan memanfaatkan teknologi blockchain masih belum terlalu banyak, karena itu edukasi merupakan hal yang penting dan acara penyerahan donasi ini adalah salah satu agenda yang saya lakukan agar masyarakat bisa melek terhadap use case blockchain yang memiliki banyak manfaat untuk kehidupan karena sifat blockchain sendiri yang akurat, akuntabel dan transparan,” tutup Oscar.

[sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini