Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gojek Bantah Rumor Merger Dengan Grab

Gojek Bantah Rumor Merger Dengan Grab Logo Baru Gojek. ©dok. Humas Gojek

Merdeka.com - Dua startup transportasi online yang mengaspal di Indonesia, Gojek dan Grab dikabarkan tengah menapak jalur untuk merger.

Informasi ini diketahui dari laporan The Information beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, sejumlah petinggi Gojek dan Grab sebenarnya sudah beberapa kali bertemu dalam beberapa tahun terakhir untuk membahas merger ini dan dilaporkan pembicaraan ini kian serius.

Menanggapi rumor tersebut, Gojek pun membantahnya. "Tidak ada rencana merger, dan pembicaraan yang beredar di media terkait hal tersebut tidak akurat," tutur Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita berdasarkan laporan Tekno Liputan6.com.

Sementara untuk Grab, hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar terkait rumor ini. Dikutip dari Tech Crunch, informasi soal merger ini kian kuat semenjak pendiri Gojek Nadiem Makarim mundur dan bergabung dengan kabinet pemerintahan saat ini.

Namun pembicaraan soal merger ini belum menemui titik terang, sebab dua perusahaan masih belum menyetujui beberapa hal terkait merger, terutama soal valuasi tiap-tiap perusahaan.

Selain itu, keduanya juga belum dapat memastikan pihak yang akan mengontrol jalannya perusahaan jika keduanya bergabung. Selain itu, investor utama Gojek juga menolak pengoperasian Gojek diambil oleh Grab.

Hal lain yang menjadi persoalan adalah seandainya kesepakatan ini benar terjadi, investor Gojek menginginkan pemegang sahamnya memiliki 50 persen dari operasi gabungan di Indonesia.

Sumber: Liputan6.comReporter: Agustinus Mario Damar

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP