Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Flow dan Ebb akhirnya 'mati' di Bulan

Flow dan Ebb akhirnya 'mati' di Bulan bulan. shutterstock

Merdeka.com - Dua satelit kembar milik NASA, Flow dan Ebb, 'sukses' menabrakkan diri ke Bulan.

Seperti dilansir USA Today (17/12), dua satelit kembar ini telah berhasil melakukan misi terakhir mereka, yaitu menabrakkan diri di Bulan pada hari Senin (17/12, Red). Kedua satelit ini menabrak bulan dengan kecepatan 6.051 km/jam. Dilaporkan Flow dan Ebb mendarat di tepi gunung tempat astronot Amerika, Sally Rite, pernah melakukan misi.

Peristiwa ini merupakan misi terakhir yang mereka lakukan dikarenakan habisnya bahan bakar. Oleh karena itu, kedua satelit ini harus dihancurkan agar nantinya tidak menjadi sampah luar angkasa.

Dua satelit seharga USD496 juta atau setara dengan Rp4,7 triliun ini merupakan bagian dari misi GRAIL (Gravity Recovery and Interior Laboratory) yang diluncurkan pada bulan September 2011. Misinya adalah mencatat dan memetakan medan gravitasi Bulan secara detail. Nantinya, peta ini akan digunakan untuk mengetahui proses pembentukan planet.

Setelah selesai menjalankan misi tersebut, mereka akhirnya menabrakkan diri ke Bulan. Kabarnya data tentang tabrakan ini pun dicatat untuk mengetahui efek dan estimasi gravitasi Bulan terhadap pesawat tanpa bahan bakar. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP