Cerita Mira Murati Wanita Cantik Super Kaya Pernah Bikin Ibunya Overthinking Sampai Tanya ChatGPT Kapan Anaknya Nikah

Pertanyaan yang ibunya sampaikan ke ChatGPT, akhirnya ia wujudkan tak lama setelah kejadian lucu itu.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Cerita Mira Murati Wanita Cantik Super Kaya Pernah Bikin Ibunya Overthinking Sampai Tanya ChatGPT Kapan Anaknya Nikah
Cerita Mira Murati Wanita Cantik Super Kaya Pernah Bikin Ibunya Overthinking Sampai Tanya ChatGPT Kapan Anaknya Nikah (ilustrasi dibuat dengan ChatGPT)

Banyak orang di awal kemunculan ChatGPT, termasuk keluarga dari staf teratas OpenAI sendiri.

Dalam sebuah wawancara terbaru di Cannes Lions 2024, sebuah ajang pertemuan profesional kreatif dan komunikasi, Mira Murati yang saat itu menjabat sebagai CTO OpenAI menceritakan bahwa pertanyaan pertama ibunya kepada ChatGPT adalah: “Kapan Mira akan menikah?”

Murati mengatakan bahwa saudarinya, yang saat itu mendampingi sang ibu dalam pengalaman pertamanya menggunakan ChatGPT, langsung merespons,

“Yah, Bu, ini bukan sulap. Ini tetaplah kecerdasan buatan,” kata saudarinya itu dikutip dari Business Insider, Kamis (31/7).

Bagi Murati, pelajaran dari momen itu adalah bahwa ChatGPT adalah seorang lawan bicara yang sangat terampil.

“Ibuku merasa percakapannya begitu alami, hingga ia merasa bisa menanyakan apa pun,” kata Murati.

Kini Murati telah memiliki perusahaan sendiri bernama Thinking Machines Lab. Mengutip CNBC, Kamis (31/7), perusahaan besutannya itu telah berhasil menggalang dana sebesar USD2 miliar atau setara lebih dari Rp32 triliun dan berencana merilis produk pertamanya dalam beberapa bulan ke depan.

Akhirnya menikah

Murati, yang kini berusia 35 tahun, lulus dari Dartmouth College dengan gelar di bidang teknik mesin.

Setelah sempat bekerja di Tesla dan Leap Motion, ia bergabung dengan OpenAI sebagai peneliti pada tahun 2018, dan telah membantu memimpin tim dalam membangun produk-produk paling penting perusahaan seperti ChatGPT dan pembuat gambar DALL·E 2.

Ia juga sempat menjabat sebagai CEO interim OpenAI saat Sam Altman secara mengejutkan diberhentikan sementara tahun lalu.

Pada Juni tahun ini, mengutip Gazetaexpress, Kamis (31/7), wanita asal Albania itu menikah secara privat di Tuscany, Italia. Pernikahan tersebut diselenggarakan dengan protokol keamanan yang sangat ketat, menjaga setiap detail tetap tersembunyi dari perhatian publik.

Semua tamu undangan diberikan kontrak privasi yang ketat, yang melarang publikasi materi apa pun baik foto atau video dari upacara tersebut di media sosial atau media. Namun, meski ditutupi beberapa detail telah terungkap ke publik. Perayaan itu disebut-sebut tetap menggunakan ritual dan adat Albania.

Wanita yang menolak mentah-mentah duit Rp16 triliun dari Mark Zuckerberg itu, mengenakan kostum tradisional pengantin wanita selatan, dengan rompi khas daerah Vlora. Lagu dan tarian rakyat Albania menjadi bagian dari upacara tersebut.

Sebagaimana diketahui laporan dari Wired, Meta telah mengajukan tawaran mencengangkan kepada sejumlah peneliti di Thinking Machines Lab, startup AI yang dipimpin oleh mantan CTO OpenAI, Mira Murati. Nilai tawaran itu bukan hanya besar, tapi luar biasa fantastis.

Murati disebut-sebut ditawari paket kompensasi senilai USD1 miliar (sekitar Rp16 triliun) selama beberapa tahun. Sementara peneliti lainnya ditawari kompensasi antara USD200 juta hingga UD500 juta, dengan sistem vesting selama empat tahun.

Namun yang mengejutkan, tidak satu pun dari tim Thinking Machines Lab yang menerima tawaran tersebut. Laporan Wired mengutip sumber yang menyatakan secara gamblang:

“Sejauh ini, di Thinking Machines Lab, belum ada satu pun yang menerima tawaran itu," jelas sumber dikutip MoneyControl & IndiaTimes, Kamis (31/7).

Rekomendasi