Linda Yaccarino, yang menjabat sebagai CEO X atau Twitter, telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemimpin eksekutif perusahaan tersebut. Keputusan ini diambil setelah ia memimpin perusahaan media sosial milik Elon Musk selama dua tahun.
Menurut laporan dari The Verge pada Kamis (10/7), Linda Yaccarino mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun X miliknya @lindayaX.
Untuk diketahui, Linda Yaccarino diangkat menjadi CEO pada tahun ketika Elon Musk membeli dan merubah nama Twitter menjadi X. Namun, hingga saat ini, belum ada informasi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi wanita berkacamata ini.
Berikut adalah pernyataan resmi dari Linda Yaccarino terkait pengunduran dirinya sebagai CEO X alias Twitter:
"Setelah dua tahun yang luar biasa, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari (posisi) CEO X. Ketika Elon Musk dan saya pertama kali berbicara tentang visinya untuk X, saya tahu itu akan menjadi kesempatan seumur hidup untuk melaksanakan misi luar biasa dari perusahaan ini. Saya sangat berterima kasih kepadanya karena telah mempercayai saya," kata Linda Yaccarino.
Sementara itu, Elon Musk juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Linda Yaccarino atas segala kontribusi yang telah diberikan untuk perusahaannya melalui akun X-nya. "Terima kasih atas kontribusi Anda," ungkap Elon Musk melalui fitur reply pada cuitan di X.
Advertisement
Berikan Tanggapan Lebih Diplomatis
Perlu dicatat bahwa kepergian Yaccarino dari X terjadi setelah xAI, perusahaan yang menaungi X, melakukan pembaruan pada chatbot Grok-nya.
Pembaruan ini menjadikan Grok lebih politis, yang kemudian menyebabkan lonjakan ujaran antisemitisme dan pujian terhadap Hitler.
Yaccarino sendiri adalah mantan eksekutif di bidang periklanan di NBC Universal dan diangkat sebagai CEO X pada bulan Mei 2023.
Dalam pernyataannya, Elon Musk mengungkapkan bahwa Yaccarino akan memfokuskan perhatian pada operasi bisnis perusahaan, sementara dirinya akan lebih berkonsentrasi pada desain produk dan pengembangan teknologi baru.
Advertisement
Tantangan yang Dihadapi Linda Yaccarino dalam Pekerjaannya
Setelah dilantik, Yaccarino menghadiri Konferensi Vox Media. Dalam sebuah wawancara, ia terlihat menunjukkan rasa gusar dan kesal.
Selama masa jabatannya, Linda Yaccarino dihadapkan pada persaingan dengan platform alternatif X, yaitu Threads milik Meta yang kini memiliki 350 juta pengguna aktif setiap bulannya.
Selain itu, jejaring sosial BlueSky juga dianggap sebagai kompetitor X, karena menawarkan lebih banyak fitur yang terinspirasi dari X atau Twitter.