Agate Tunjuk Raymond Chin sebagai Strategic Advisor

Rabu, 25 Mei 2022 17:20 Reporter : Merdeka
Agate Tunjuk Raymond Chin sebagai Strategic Advisor Agate Tunjuk Raymond Chin sebagai Strategic Advisor. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Agate, perusahaan game Indonesia, mengumumkan penunjukan strategic advisor terbaru yang akan diisi oleh Raymond Chin. Raymond merupakan CEO dan Co-founder platform Ternak Uang.

Penunjukan Raymond lantaran dianggap memiliki kapabilitas sebagai seorang pebisnis dan pelaku game. Maka itu, diharapkan mampu mendorong misi Agate untuk kembangkan industri game dan developer lokal dalam menguasai pangsa pasar.

CEO dan Co-founder PT Agate Internasional, Arief Widhiyasa mengatakan, penunjukan Raymond akan mendukung komitmen perusahaan dalam 3 hal, yaitu; peningkatan kualitas sumber daya, pengembangan ekosistem bagi developer lokal, dan kemudahan akses dalam memasuki pasar global.

Mengutip data yang dilansir dari Newzoo tahun 2021 lalu, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan industri game paling cepat dari segi konsumsi pasar yang tercatat hingga USD1,92 miliar.

Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan pasar tercepat di Asia Tenggara. Namun pertumbuhan ini berbanding terbalik dengan pendanaan pada game produksi lokal. Imbasnya, hanya 0,5 persen pangsa pasar yang dikuasai oleh developer lokal.

"Oleh sebab itu, momentum ini perlu dimanfaatkan dengan baik dan Raymond adalah sosok yang tepat untuk melengkapi roda perusahaan demi menuju arah yang ingin kami capai bersama-sama," jelas Arief dalam keterangan persnya, Rabu (25/5).

Dalam menjalankan tugasnya sebagai penasihat strategis, Raymond akan membawa perspektif talent global dalam pelatihan dan peningkatan sumber daya developer lokal, hingga terlibat langsung dalam pendanaan awal produksi game dengan standar internasional.

"Berkaca dari Vietnam, ada 150 lebih perusahaan game dengan jumlah pekerja yang mencapai lebih dari 20 ribu orang. Sementara di Indonesia, tercatat hanya ada sekitar 2 ribu orang pekerja di bidang game dari total 270 orang masyarakat Indonesia. Kekurangan talent berkualitas serta adanya ekosistem game yang suportif dan terbuka bagi talent baru menjadi kunci utama untuk pertumbuhan industri game lokal agar dapat terus maju dan bersaing di pasar global," ujar Raymond.

Raymond optimis pengalamannya sebagai seorang serial entrepreneur di Jakarta dan Singapore dapat membawa sudut pandang baru dan berdampak pada perusahaan. Ke depannya, Raymond menargetkan akan membawa game produksi Agate hingga ke pasar Asia Tenggara, Amerika, dan Eropa.

[faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Game
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini