Yusuf Rendy Manilet
-
Ekonomi •Ekonom Soroti Biaya Peluang Ekspor CPO dalam Implementasi B50: Evaluasi Komprehensif MendesakEkonom CORE, Yusuf Rendy Manilet, mendesak evaluasi komprehensif Implementasi B50. Ia menyoroti pentingnya mempertimbangkan biaya peluang ekspor CPO agar manfaat ekonomi program terukur akurat.
-
Ekonomi •Ekonom CORE: Revisi Tax Holiday Harus Bergeser ke Insentif Berbasis Kinerja Demi Daya Saing NasionalEkonom menyoroti urgensi Revisi Tax Holiday di Indonesia. Kebijakan ini harus bergeser dari insentif berbasis tarif ke kinerja agar tetap kompetitif di tengah penerapan Global Minimum Tax dan menarik investasi berkualitas.
-
Ekonomi •Efisiensi Anggaran Pemerintah: Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Fiskal NasionalEkonom CORE Yusuf Rendy Manilet menyoroti pentingnya kebijakan efisiensi anggaran yang tidak menghambat aktivitas ekonomi dan stagnasi penerimaan. Simak bagaimana pemerintah perlu menekan belanja tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi.
-
Ekonomi •Ekonom Ingatkan Perjanjian Tarif Indonesia AS Jangan Jadikan RI Sekadar PasarPerjanjian Tarif Indonesia AS yang akan ditandatangani pekan depan berpotensi besar, namun ekonom mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing dan harus memastikan manfaat nyata bagi industri domestik.
-
Ekonomi •Ekonom Soroti Minat Danantara Jadi Pemegang Saham BEI Pasca-DemutualisasiEkonom menyoroti minat Danantara Indonesia menjadi pemegang saham BEI pasca-demutualisasi, melihatnya sebagai upaya penguatan pasar modal dan transparansi, serta menjaga independensi bursa.
-
Ekonomi •Pengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman Dinilai Tepat di Tengah Gejolak IHSG dan DemutualisasiPengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman dianggap sebagai langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan pasar dan memperkuat tata kelola di tengah gejolak IHSG serta rencana demutualisasi.