transformasi kesehatan
-
News •RSUD Barabai Perkuat Layanan Kanker dan KIA, Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat KalselRSUD H Damanhuri Barabai di Kalimantan Selatan terus berinovasi memperkuat layanan kanker dan KIA, serta penyakit jantung, stroke, dan urologi, demi pemerataan akses kesehatan berkualitas di daerah.
-
News •Pemprov Maluku Perluas Jangkauan Program Imunisasi hingga Pelosok pada PID 2026Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen memperluas jangkauan Program Imunisasi Maluku hingga wilayah terpencil pada Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2026, demi investasi kesehatan generasi penerus bangsa.
-
News •Sulsel Genjot Integrasi Layanan Primer Hingga Desa, Perkuat Transformasi Kesehatan NasionalPemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serius mendorong Integrasi Layanan Primer (ILP) hingga tingkat desa, memperkuat transformasi kesehatan nasional dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.
-
News •Menkes Budi Gunadi Ajak China Perkuat Kerja Sama Kesehatan, Fokus Pencegahan TuberkulosisMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak pemerintah China untuk mempererat kerja sama kesehatan, khususnya dalam pencegahan tuberkulosis, pemanfaatan obat tradisional, bioteknologi, serta implementasi AI dan teknologi digital, demi transformasi laya
-
News •Mendiktisaintek Resmikan 24 Prodi Kedokteran Spesialis Muhammadiyah, Akselerasi Dokter NasionalMenteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) meresmikan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia, menandai langkah penting dalam akselerasi jumlah dokter spes
-
News •Kemenkes Genjot Kedokteran Presisi, Strategi Efisienkan Biaya Kesehatan NasionalKementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat implementasi kedokteran presisi melalui Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI) sebagai strategi meredam lonjakan biaya kesehatan. Pendekatan berbasis genetik ini menjanjikan pengobatan lebih akurat dan
-
News •Gavi Soroti Peran Indonesia Makin Strategis dalam Sistem Kesehatan GlobalIndonesia kini bukan lagi penerima dukungan, melainkan mitra strategis yang memimpin penguatan sistem kesehatan global, sebagaimana disoroti Gavi di WEF.
-
News •Presiden Prabowo: Cek Kesehatan Gratis Hemat Miliaran Dolar AS, Tingkatkan Produktivitas NasionalPresiden Prabowo Subianto menegaskan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bukan sekadar populer, melainkan langkah strategis untuk menghemat miliaran dolar AS dan meningkatkan produktivitas nasional.
-
News •Bakom RI: Komunikasi dan Edukasi Kunci Sukseskan Program Cek Kesehatan GratisBadan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) menegaskan bahwa komunikasi, sosialisasi, dan edukasi merupakan kunci utama untuk meningkatkan partisipasi publik dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) demi pergeseran paradigma kesehatan nasion
-
News •Pendidikan Spesialis Berbasis RS: Menkes Budi Ungkap Peluang Emas Anak Daerah Tingkatkan Layanan Kesehatan NasionalMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa program Pendidikan Spesialis Berbasis RS membuka peluang besar bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi pada pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
-
News •Dinkes P2KB Gorontalo Validasi KRIS RSUD Aloei Saboe, Pastikan Pelayanan JKN BermutuDinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo gencar lakukan validasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RSUD Aloei Saboe Gorontalo. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan JKN yang berkualitas dan berkeadilan.
-
News •Integrasi Layanan Kesehatan: Kunci Transformasi Kesehatan Indonesia 2026Meningkatnya kesadaran masyarakat mendorong Integrasi Layanan Kesehatan, menjadi fondasi utama transformasi kesehatan Indonesia pada 2026, memastikan perawatan berkesinambungan dan efektif.
-
News •Bupati Rudy Susmanto Serahkan SK, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Bogor di PuskesmasBupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan SK tugas tambahan kepada 28 kepala puskesmas, menandai komitmen Pemkab dalam Penguatan Layanan Kesehatan Bogor agar lebih profesional dan humanis.
-
News •Peran Diagnostik Krusial Dukung Kesehatan Populasi Berkelanjutan di IndonesiaSysmex Indonesia menegaskan peran diagnostik sangat krusial dalam mendukung kesehatan populasi yang berkelanjutan, sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan Kemenkes RI.
-
News •Cetak Sejarah! RSUI Raih Peringkat 62 Dunia sebagai RS Akademik Terbaik GlobalRumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) mencetak sejarah dengan meraih RSUI Peringkat Dunia ke-62 sebagai rumah sakit akademik terbaik global, naik 91 peringkat dari tahun sebelumnya. Bagaimana RSUI mencapai lompatan luar biasa ini?
-
News •IDI dan IAI Kota Gorontalo Hadirkan Pelayanan Kesehatan Spesialistik, Tingkatkan Akses MasyarakatIkatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kota Gorontalo sukses gelar Pelayanan Kesehatan Spesialistik Gorontalo, menjangkau warga di wilayah perbatasan. Simak detail layanan dan dampaknya!
-
News •Terobosan Baru: RSUP Ben Mboi Kupang Hadirkan Layanan Stroke Komprehensif di NTT Berkat Kerja Sama PengampuanRSUP Ben Mboi Kupang kini mampu menyediakan layanan stroke komprehensif di NTT berkat kerja sama pengampuan dengan RS PON, mengurangi kebutuhan rujukan keluar daerah.
-
News •PP Aisyiyah Dorong Transformasi Kesehatan Berkeadilan Melalui Kolaborasi NasionalPP Aisyiyah menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi kesehatan yang berkeadilan, mengajak kolaborasi nasional untuk memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif.
-
News •Tahukah Anda? Indonesia dan Jerman Bersatu Tingkatkan Pengobatan Kanker Serviks Lewat Proyek ACTIVE 2.0Indonesia dan Jerman berkolaborasi dalam proyek ACTIVE 2.0 untuk meningkatkan pengobatan kanker serviks, menargetkan eliminasi penyakit mematikan ini. Bagaimana proyek ini mengubah layanan kesehatan?
-
News •Tahukah Anda, 70% Kasus Terdeteksi Stadium Lanjut? ACTIVE 2.0 Kemenkes Perkuat Progres Eliminasi Kanker ServiksKementerian Kesehatan meluncurkan ACTIVE 2.0, sebuah kolaborasi Indonesia-Jerman yang bertujuan mempercepat eliminasi kanker serviks di Indonesia. Proyek ini menghadirkan teknologi mutakhir dan program pelatihan, mampukah menekan angka kematian akibat pen