Sapa 129
-
News •Menteri PPPA Apresiasi NTB Turunkan Angka Pernikahan Usia Anak Secara SignifikanMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengapresiasi komitmen Pemprov NTB yang berhasil menurunkan angka pernikahan usia anak secara signifikan, menjadi contoh kolaborasi efektif dalam penanganan isu perempuan dan anak.
-
News •KemenPPPA Pastikan Pola Kerja WFH Tidak Ganggu Pelayanan Publik dan Hemat EnergiKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan bahwa pola kerja WFH KemenPPPA terbukti efektif menjaga produktivitas, pelayanan publik, serta menghemat energi. Simak bagaimana kementerian ini mengimplementasikannya.
-
News •Indonesia Perjuangkan Akses Keadilan Inklusif Perempuan di Sidang CSW70 PBBIndonesia menegaskan komitmen kuat untuk memperkuat kesetaraan gender dan memastikan Akses Keadilan Inklusif Perempuan serta anak perempuan, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
-
News •Menteri PPPA Tekankan Urgensi Layanan Mudik Ramah Perempuan dan Anak untuk Lebaran 2026Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyoroti urgensi Layanan Mudik Ramah Perempuan dan Anak demi perjalanan Lebaran 2026 yang aman dan nyaman, serta bebas kekerasan.
-
News •Menteri PPPA Arifah Fauzi Imbau Waspada Mudik Lebaran 2026, Prioritaskan Keamanan Perempuan dan AnakMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyerukan kewaspadaan tinggi selama perjalanan mudik Lebaran 2026. Ia menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan, terutama bagi perempuan dan anak untuk Waspada Mudik Lebaran.
-
News •Kekerasan Seksual Anak NTT Dominasi Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tahun 2025Kasus kekerasan seksual anak di NTT pada tahun 2025 menunjukkan dominasi signifikan, dengan ratusan anak menjadi korban. Dinas P3AP2KB NTT mencatat peningkatan jumlah kasus dan mendorong pelaporan demi perlindungan korban, serta mengimbau masyarakat untuk
-
News •KPPPA Dorong Kolaborasi Lintas Batas Atasi Kekerasan Online AnakWakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas batas untuk menanggulangi kekerasan online anak yang semakin terorganisir, termasuk eksploitasi seksual anak di ruang digital
-
News •KemenPPPA: Edukasi Bahaya Kekerasan Digital Anak Mendesak untuk Perlindungan OptimalWakil Menteri PPPA Veronica Tan menegaskan urgensi edukasi masyarakat mengenai bahaya dan dampak kekerasan digital anak, mengingat kasus eksploitasi seksual di ruang siber masih luput dari perhatian dan memerlukan penanganan komprehensif.
-
News •Capai 73 Persen, Ini Alasan Percepatan Pembentukan UPTD PPA di Seluruh IndonesiaMenteri PPPA Arifah Fauzi mengungkapkan pembentukan UPTD PPA telah mencapai 73% hingga Oktober 2025. Apa strategi di balik pencapaian signifikan ini dan bagaimana dampaknya?
-
News •Mengejutkan, 77 Persen Dosen Akui Kekerasan Seksual di Kampus; Menteri PPPA Dorong Lapor Via SAPA 129Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mendesak komunitas kampus melaporkan insiden kekerasan, terutama kekerasan seksual, melalui layanan pengaduan SAPA 129 untuk menciptakan lingkungan bebas Kekerasan di Kampus.
-
News •Tahukah Anda, 77% Dosen Akui Kekerasan Seksual di Kampus? Menteri Ajak Civitas Akademica Berani Pelaporan Kekerasan Kampus Lewat SAPA 129Menteri PPPA Arifah Fauzi mendesak civitas academica berani melakukan pelaporan kekerasan kampus melalui SAPA 129. Data mengejutkan menunjukkan tingginya angka kekerasan seksual di perguruan tinggi. Mengapa banyak yang bungkam?
-
News •Tahukah Anda, Anak-anak Rentan Terlibat Demonstrasi? KemenPPPA Buka Hotline SAPA 129 untuk Korban KekerasanKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membuka hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama yang terlibat dalam demonstrasi. Simak selengkapnya!
-
News •Miris! Menteri Arifah Kecam Keras Kekerasan Seksual Guru SMP Tangerang: Terjadi Berulang Kali, Mencederai Kepercayaan Publik!Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam keras dugaan kekerasan seksual oleh guru di SMP Negeri Kota Tangerang. Kasus ini terjadi berulang kali, mencederai dunia pendidikan, dan menuntut keadilan bagi korban.