Petugas KPPS Meninggal
-
Jakarta •Sempat Muntah-Muntah, Petugas KPPS di Jakarta Utara Meninggal DuniaPetugas KPPS berinisial AB (47) bertugas di TPS 116, Penjaringan, Jakarta utara.
-
Politik •Komnas HAM Minta KPU Beri Asuransi Kesehatan pada Petugas KPPS Pemilu 2024Wakil Ketua Bidang Internal Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan hal ini guna mencegah terulangnya insiden banyaknya petugas KPPS yang meninggal pada pelaksanaan Pemilu 2019 silam.
-
News •Bukan Asuransi, Penyelenggara Pilkada 2020 akan Dapat Dana SantunanPramono menjelaskan alasan Kemenkeu maupun KPU menyetujui pemberian bantuan berupa santunan, karena jika memakai asuransi premi yang dibayarkan terlalu besar sedangkan claimnya tidak pasti.
-
Politik •KPU Diingatkan Tragedi 894 Penyelenggara Pemilu Meninggal Agar Tak Paksakan PilkadaAspek kesehatan jelas menjadi ancaman jika Pilkada serentak tetap digelar di tengah Pandemi. Seharusnya ini menjadi pertimbangan.
-
News •Polisi Pastikan Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Sebagai Saksi Ratusan KPPS MeninggalDalam kasus ucapan tentang ratusan KPPS meninggal dunia karena diracun, dia menegaskan, Dokter Ani hanya sebagai saksi saja. Keterangan dari Dokter Ani pun sangat diperlukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
-
News •KPU Berikan Santunan Tujuh Ahli Waris Petugas KPPS Meninggal di YogyaArief menyampaikan pemberian santunan kepada ahli waris ini adalah tindaklanjut dari pemberian santunan di beberapa propinsi lain yang telah diberikan.
-
News •Hadapi Pilkada 2020, KPU Pertimbangkan Asuransi untuk Petugas KPPSKomisi Pemilihan Umum mulai melakukan evaluasi usai menyelenggarakan pemilu serentak 2019. Lembaga ini tengah menyusun program agar pelaksanaan pilkada serentak 2020 tak sampai memakan korban jiwa akibat kelelahan seperti penyelenggaraan Pemilu.
-
News •KPU Serahkan Santunan Rp360 Juta ke 10 Ahli Waris Anggota KPPS di BekasiKomisi Pemilihan Umum (KPU) menyalurkan dana santunan kepada 10 ahli waris anggota KPPS yang meninggal dunia di Kota Bekasi pada Jumat (12/7). Setiap ahli waris menerima dana santunan sebesar Rp 36 juta.
-
News •Ada Tahlil Akbar 266, Lalu Lintas di Kawasan Monas DialihkanDirektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel untuk melancarkan arus lalu lintas di sekitar kawasan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Gambir, Jakarta Pusat, pada hari ini Rabu (26/6). Hal ini untuk mengantisipasi aksi dari Persaudaraan Alumni 212 yang menggelar Tahlil Akbar 266.
-
News •Massa Peserta Tahlil Akbar 266 Mulai Berdatangan ke MonasSejumlah massa peserta aksi bertajuk Tahlil Akbar 266 sudah mulai berdatangan ke lokasi Patung Kuda Monumen Nasional (Monas) sejak pukul 07.15 WIB.
-
News •Riset UGM Pastikan Penyebab Utama Kematian Petugas KPPS di Yogyakarta karena SakitKajian UGM menyimpulkan 10 petugas KPPS meninggal dipastikan karena alasan medis, dan jauh dari praduga kesimpangsiuran berkembang. Data mencatat, sebesar 80 persen KPPS meninggal dunia di DIY mempunyai riwayat penyakit kardiovaskular, dan 90 persen dari mereka adalah perokok.
-
News •20 Jam Diperiksa dan Jadi Tersangka, Ustaz Rahmat Baequni Tidak DitahanRahmat Baequni dipulangkan pihak Polda Jabar meski berstatus tersangka. Namun, hal tersebut bukan karena penangguhan penahanan. Kuasa hukum Rahmat Baequni, Hamynudin Fariza menjamin bahwa kliennya kooperatif dan tidak akan melarikan diri.
-
News •Ustaz Rahmat Baequni Mengaku Ceramah Soal Petugas KPPS Diracun Permintaan JemaahUstaz Rahmat Baequni buka suara terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong yang menjeratnya. Ia menegaskan pembahasan yang disampaikan soal petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal karena diracun merupakan permintaan jemaah.
-
News •Ceramah Petugas KPPS Diracun, Ustaz Rahmat Baequni Jadi TersangkaIa membenarkan penangkapan dan pemeriksaan Rahmat Baequni berkaitan dengan isi ceramahnya mengenai petugas KPPS meninggal karena diracun. Informasi tersebut memenuhi unsur dugaan penyebaran berita bohong.
-
News •Polisi Tangkap Rahmat Baequni Terkait Kasus Hoaks Petugas KPPS Tewas Diracun"Iya (ditangkap). Saat ini masih diperiksa di Polda Jabar," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko.
-
News •Polisi Pelajari Video Ceramah Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Tewas DiracunPolisi Pelajari Video Ceramah Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Tewas Diracun. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat sedang mempelajari berkas-berkas tersebut. Trunoyudo mengaku masih belum mau berkomentar lebih banyak.
-
News •Polda Jabar Selidiki Video Ustaz Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Meninggal KeracunanUstaz Rahmat Baequni terancam berurusan dengan aparat hukum. Hal itu berkaitan dengan video ceramah tentang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal karena diduga diracun.
-
News •Pengawas TPS di Solo yang Meninggal Terima Santunan Rp36 Juta dari BawasluBantuan sebesar Rp 36 juta tersebut diserahkan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari kepada ahli waris, Mela Siti Malikah (32), di Bawaslu Solo, Jumat (14/6).
-
News •Ombudsman Jateng Minta Jasad Petugas KPPS di Autopsi"Kasus meninggalnya petugas KPPS dan anggota TPS memang masih janggal. Satu cara yang bisa membuktikan dengan autopsi. Dengan hasil autopsi bisa ketahuan hasil visumnya, saya kira atas nama negara bisa dilakukan demi mengungkap kasus ini," kata Pelaksana tugas Ombudsman Jawa Tengah, Sabarudin Hulu di Semarang.
-
News •Bawaslu Bali Berikan Santunan ke Keluarga Pengawas Pemilu yang MeninggalSantunan tersebut diberikan kepada 8 orang