Permainan Tradisional
-
6Foto •Keseruan Ratusan Siswa Bermain Permainan TradisionalRatusan siswa SD se-Aceh Besar memeriahkan Festival Permainan Tradisional Anak di Desa Wisata Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (25/7/2026). Berbagai permainan rakyat, seperti engklek, tarik tambang, hadang, galah, dan lari balok dimainkan dalam kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, sportivitas, dan pendidikan karakter anak.
-
News •Polres Natuna Gelar Turnamen Gasing Antarpelajar, Perkuat Pelestarian Budaya LokalPolres Natuna menggelar turnamen gasing antarpelajar sebagai upaya nyata melestarikan budaya tradisional di tengah gempuran digitalisasi, sekaligus menyemarakkan Hari Bhayangkara Ke-80.
-
News •Wabup Ajak Anak-anak Lestarikan Budaya Lewat Lomba Egrang Magetan di Festival Bambu 2026Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengajak generasi muda beraktivitas fisik dan melestarikan budaya melalui Lomba Egrang Magetan yang digelar dalam Festival Bambu 2026, menanamkan nilai karakter penting di era digital.
-
News •Wabup Sleman: Pendidikan Budi Pekerti Kunci Bangun Karakter Anak di Era DigitalWakil Bupati Sleman Danang Maharsa menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti dalam membentuk karakter anak agar mampu mengambil keputusan tepat di tengah gempuran era digital, demi masa depan bangsa.
-
News •Pemkab Buleleng Gelar Lomba Olahraga Tradisional, Lestarikan Budaya di Kalangan Generasi MudaPemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Jantra Olahraga Tradisional untuk melestarikan budaya dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Olahraga Tradisional Buleleng.
-
News •Festival Alek Anak Nagari: Pemprov Sumbar dan Bukittinggi Lestarikan Permainan TradisionalPemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar Festival Alek Anak Nagari, sebuah upaya strategis melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya dan membentuk karakter generasi muda.
-
News •Wamen Komdigi: Permainan Egrang Dukung Kecerdasan Emosional Anak di Era DigitalWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menegaskan permainan tradisional egrang dukung kecerdasan emosional anak, menjadi penyeimbang di tengah gempuran digital.
-
Sehat •Ini Alasan Permainan Tradisional Wajib Dikenalkan ke Anak Sejak DiniPermainan tradisional tetap berfungsi vital dalam mendukung perkembangan anak, meskipun saat ini banyak permainan daring yang mendominasi.
-
News •PKD Bulungan 2026: Komitmen Pelestarian Olahraga Tradisional Bulungan dan Warisan LeluhurPemerintah Kabupaten Bulungan menunjukkan komitmen kuat dalam Pelestarian Olahraga Tradisional Bulungan melalui ajang Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026, mengajak generasi muda untuk menjaga warisan budaya berharga.
-
News •Permainan Tradisional di Sekolah: Kormi Kota Tangerang Usulkan Jadi Penangkal MedsosKormi Kota Tangerang mengusulkan Permainan Tradisional di Sekolah sebagai alternatif efektif untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif media sosial, sejalan dengan program PP Tunas.
-
News •Kampung Pekijing Perkuat PP Tunas Lewat Permainan Tradisional, Batasi Ketergantungan Gawai AnakKampung Pekijing di Serang sukses menerapkan PP Tunas melalui permainan tradisional dan literasi digital. Inisiatif ini efektif batasi ketergantungan gawai anak, menjadikannya percontohan lingkungan sehat di era digital.
-
News •BKKBN Optimalkan Penyuluh Perkuat Implementasi PP TUNAS untuk Perlindungan Anak DigitalKementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) BKKBN mengerahkan lebih dari 500 ribu penyuluh di seluruh Indonesia untuk memperkuat implementasi PP TUNAS, menekankan peran keluarga dalam mendampingi anak di ruang digital. Simak langkah
-
News •Menteri PPPA Minta KAI Tambah Permainan Tradisional di Stasiun Yogya, Perkuat Layanan Ramah AnakMenteri PPPA Arifah Fauzi dorong KAI hadirkan lebih banyak permainan tradisional di Stasiun Yogya, memperkaya pengalaman anak dan perkuat layanan ramah perempuan.
-
News •Dorong Interaksi Keluarga, Menteri KemenPPPA Usulkan Permainan Tradisional di Stasiun YogyakartaMenteri KemenPPPA Arifah Fauzi mendorong KAI untuk menambahkan permainan tradisional di Stasiun Yogyakarta guna meningkatkan interaksi keluarga dan nilai budaya selama libur Nataru.
-
News •FOTO: Teras Main Indonesia 2025, Festival yang Menghidupkan Kembali Permainan TradisionalPengunjung memadati Teras Main Indonesia 2025 di TMII, Jakarta, Sabtu (15/11/2025), untuk mencoba berbagai permainan tradisional.
-
News •Festival Pakariang 2025: Lestarikan Permainan Tradisional dan Kreativitas Anak di KupangFestival Pakariang 2025 kembali digelar di Kupang sebagai wadah penting untuk melestarikan permainan tradisional, mengasah kreativitas, dan membangun interaksi sosial bagi generasi muda.
-
News •Tahukah Anda? Permainan Tradisional Kembalikan Keriangan Anak yang Hilang di Tengah Gempuran GawaiDi tengah euforia digital, anak-anak kehilangan masa kecil yang utuh. Permainan tradisional hadir sebagai solusi mengembalikan keriangan dan interaksi sosial yang berharga.
-
News •Tahukah Anda? Gasing Natuna, Simbol Kekompakan, Dipertandingkan Antarkecamatan untuk Lestarikan Warisan BudayaPemkab Natuna menggelar turnamen Gasing Natuna antarkecamatan, sebuah upaya besar melestarikan warisan budaya sekaligus mempererat silaturahmi. Jangan lewatkan detailnya!
-
News •Tahukah Anda? Permainan Gasing di Pulau Penyengat Jadi Benteng Budaya Lokal Lindungi Anak DigitalDi tengah gempuran teknologi, budaya lokal lindungi anak digital dari dampak negatif. Simak bagaimana permainan tradisional dan regulasi baru menjadi benteng pertahanan.
-
News •Bukan Sekadar Nostalgia, Gubernur NTB Ajak Generasi Muda Lestarikan Permainan Tradisional Lewat InovasiGubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengajak generasi muda berinovasi melestarikan permainan tradisional, menjadikannya relevan di era digital dan berpotensi ekonomi kreatif. Bagaimana caranya?