Minyak Rusia
-
News •AS Tegaskan Tak Biarkan Iran Sandera Pasar Energi Global, Tawarkan Diversifikasi ke IndiaMenteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran menyandera pasar energi global, sekaligus menawarkan diversifikasi sumber energi kepada India di tengah dinamika geopolitik.
-
News •PM Anwar Ibrahim Isyaratkan Malaysia Buka Negosiasi Peroleh Minyak RusiaPerdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengisyaratkan negaranya dapat bernegosiasi dengan Rusia untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar. Langkah ini diambil di tengah dinamika geopolitik global terkait pasokan minyak Rusia.
-
Ekonomi •Junjung Ekonomi Bebas Aktif, Bahlil Siap Tarik Minyak dari Rusia-ASBahlil menceritakan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev. Hasilnya, Rusia sepakat untuk mendukung pembelian minyak.
-
Ekonomi •Bahlil Perkirakan Rusia Bakal Kirim Minyak ke Indonesia Bulan IniBahlil juga telah menemui Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev. Rusia kemudian sepakat untuk mendukung pembelian minyak mentah oleh Indonesia.
-
Ekonomi •Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Kerja Sama Energi dengan Rusia?Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Bahlil tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pukul 14.50 WIB.
-
News •Filipina Cari Jalur Khusus: Minta Izin AS untuk Beli Minyak Rusia Lebih Banyak LagiFilipina secara resmi mengajukan permohonan kepada Amerika Serikat untuk mendapatkan izin membeli minyak Rusia lebih banyak. Langkah ini diambil Filipina untuk mengatasi darurat energi di tengah krisis global dan mengamankan pasokan.
-
News •Thailand Jajaki Pembelian Minyak Rusia, Amankan Pasokan Energi NasionalThailand serius mempertimbangkan Pembelian Minyak Rusia untuk mengatasi potensi krisis pasokan energi domestik, dengan Menteri Luar Negeri melakukan konsultasi penting di Eropa.
-
News •Fakta Unik: China Tetap Lanjutkan Kerja Sama Energi dengan Rusia, Acuhkan Ancaman Trump yang Ingin Hentikan Pembelian MinyakChina tegaskan akan terus melanjutkan Kerja Sama Energi China Rusia, mengabaikan ancaman Presiden AS Donald Trump yang ingin Beijing berhenti membeli minyak dari Moskow.