Marwah Daud Ibrahim
-
Mourinho: Kondisi Rojo Lebih Baik Dari Ibra dan PogbaPelatih Manchester United, Jose Mourinho menyebut Marcos Rojo memiliki kondisi tubuh yang lebih baik daripada dua rekannya, Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba.
-
News •Sempat absen, Marwah Daud penuhi panggilan polisi soal Taat PribadiSempat absen, Marwah Daud penuhi panggilan polisi soal Taat Pribadi. Ketua Yayasan Keraton Kesultanan Sri Raja Prabu Rajasanagara Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. Sebab, sebelumnya, penyidik melakukan pemanggilan untuk Marwah, namun dia tak hadir.
-
News •Suami Marwah Daud sebut padepokan Dimas Kanjeng seperti bazar murahSuami Marwah Daud sebut padepokan Dimas Kanjeng seperti bazar murah. Suami Marwah Daud, Ibrahim Tadju akhirnya memenuhi panggilan polisi terkait kasus Dimas Kanjeng. Ibrahim yang merupakan konsultan Dimas Kanjeng datang di gedung Ditreskrimum sekitar pukul 11.00 WIB.
-
News •Saat pemeriksaan, polisi cecar hubungan Marwah dengan Dimas KanjengSaat pemeriksaan, polisi cecar hubungan Marwah dengan Dimas Kanjeng. Polri telah memeriksa mantan Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Anak MUI, Marwah Daud, terkait Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. 38 pertanyaan dilayangkan penyidik kepada Marwah selaku Ketua Padepokan Dimas Kanjeng.
-
News •Ini alasan Marwah Daud bergabung dengan Padepokan Dimas KanjengIni alasan Marwah Daud bergabung dengan Padepokan Dimas Kanjeng. Sebagai Ketua Yayasan Keraton Kasultanan Sri Raja Prabu Jasanagara, di Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud mempunyai alasan tersendiri untuk bergabung, meski Taat Pribadi selaku pemimpin padepokan sudah dijadikan tersangka kasus pembunuhan dan penipuan.
-
News •8 Jam diperiksa polisi, Marwah dicecar pertanyaan seputar padepokan8 Jam diperiksa polisi, Marwah dicecar pertanyaan seputar padepokan. Marwah membantah dia menjabat sebagai ketua yayasan padepokan, melainkan Ketua Yayasan Kraton Kasultanan Sri Raja Prabu Jasanagara.
-
News •Marwah Daud diperiksa karena tahu aktivitas Padepokan Dimas KanjengMarwah Daud diperiksa karena tahu aktivitas Padepokan Dimas Kanjeng. Polda Jawa Timur memeriksa Ketua Yayasan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim, hari ini. Pemeriksaan mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia itu lantaran dirinya dianggap mengetahui aktivitas di Padepokan Dimas Kanjeng.
-
News •Kasus Dimas Kanjeng, Marwah Daud diperiksa polisiKasus Dimas Kanjeng, Marwah Daud diperiksa polisi. Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim memenuhi panggilan penyidik polisi dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (17/10). Politisi Partai Golkar itu tiba di kantor polisi sekitar pukul 09.15 WIB dengan menggunakan baju warna ungu.
-
News •4 Pembelaan mati-matian Marwah Daud pada Dimas Kanjeng4 Pembelaan mati-matian Marwah Daud pada Dimas Kanjeng. Diduga terlibat dalam kasus pembunuhan, pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi harus merasakan dinginnya sel tahanan. Rupanya, di samping menjadi pemimpin agama, Taat juga dikenal sebagai dukun pengganda uang.
-
News •Ini riwayat pendidikan Marwah Daud dari SD sampai Doktor di ASIni riwayat pendidikan Marwah Daud dari SD sampai Doktor di AS. Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah dijebloskan ke dalam sel, namun hal itu tak mengurangi rasa percaya politikus Marwah Daud Ibrahim terhadap kesaktian Taat. Wanita lulusan program Doktoral di Washington DC ini rela berdebat membela Dimas Kanjeng.
-
News •Kenapa Marwah Daud yang berpendidikan tinggi percaya Dimas Kanjeng?Kenapa Marwah Daud yang berpendidikan tinggi percaya Dimas Kanjeng? "Emosi naik itu hukum alam atau sunnatullah, sehingga orang marah (negatif) dan orang bahagia (positif) akan menjadi tidak bisa logis. Nah, Marwah Daud mengalami mindlessness condition atau logika yang turun, sehingga emosinya mudah menerima/"
-
News •Polisi dalami peran Marwah Daud di Padepokan Dimas KanjengPolisi dalami peran Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng. Sampai sejauh ini polisi belum melakukan pemanggilan terhadap Marwah. Namun, jika keterangan Marwah diperlukan penyidik tidak akan segan-segan memanggil Marwah untuk diperiksa.
-
News •Pilih 'setia' pada Dimas Kanjeng, Marwah Daud keluar dari MUIPilih 'setia' pada Dimas Kanjeng, Marwah Daud keluar dari MUI. Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia, Najamuddin Ramly, mengatakan, sebagai seorang berintelektual, organisatoris dan politisi, seharusnya Marwah tidak mempercayai tindakan di luar logika yang menyimpang dari akidah Islam.
-
News •Dimas Kanjeng pernah isi pengajian di rumah Marwah Daud di MakassarDimas Kanjeng pernah isi pengajian di rumah Marwah Daud di Makassar. Pengajian yang dilakukan di rumah Marwah Daud tertutup, jemaahnya berasal dari luar kota. Saat Dimas ditangkap, satu per satu jemaah yang berada di rumah yayasan pergi.
-
News •Jimly sebut Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng tak terkait ICMIJimly sebut Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng tak terkait Ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menegaskan aktivitas di Padepokan Dimas Kanjeng tak terkait ICMI. Menurut Jimly, keberadaan Cendekiawan Muslim, Marwah Daud Ibrahim sebagai ketua padepokan itu adalah urusan pribadi.
-
Jakarta •Rahmat Gobel hadiri deklarasi Adhyaksa Dault jadi Cagub DKISelain Rahmat Gobel, acara ini juga dihadiri oleh Marwah Daud Ibrahim dan video testimoni dari Ustad Arifin Ilham.
-
Politik •Timses: Komnas HAM sudah nyatakan Prabowo tak terbukti melanggarMarwah menunjukkan bukti surat bahwa Prabowo tidak dipecat dari TNI, melainkan diberhentikan dengan hormat.
-
News •Tim Prabowo pamer surat pemberhentian dengan hormat dari Habibie"Beliau diberhentikan dengan hormat. Bukan dipecat," kata Marwah Daud.
-
Politik •Tiba di Surabaya, Prabowo disambut ratusan Bonek Mania"Kami ini Bonek Mania, Prabowo presidenku, di mana kau berada di situ kami ada, kami ini Bonek Mania."
-
Politik •KPU harus sadar berada dalam pantauan"Dengan keputusan DKPP, KPU harus sadar bahwa mereka dalam pantauan yang sangat ketat," ujar Marwah Daud Ibrahim.