Kolom Sidik Pramono
-
Khas •Kepala Polri yang (tak) terlupakan"Yang tidak bisa diabaikan adalah soal "garis tangan" yang menjadi ranah kekuasaan Ilahi.
-
Khas •Kegeraman dan kebijakanIdealnya kebijakan lebih dekat dengan kebijaksanaan (wisdom) ketimbang kegeraman.
-
Khas •Imam Nahrawi dan pembenahan PSSISejak menjabat sebagai menteri Kabinet Kerja, langkah Imam yang paling memperoleh sorotan adalah penanganan PSSI.
-
Khas •Sanusi dan entah siapa lagiBisakah Sanusi hanya sendirian menjadi representasi legislatif? Apakah mungkin kebijakan dirumuskan tanpa eksekutif.
-
Khas •Esok hari menanti FahriDalam dunia politik (praktis), kerap terjadi bahwa "kesalahan" terbesar adalah ketika kita berada di pihak yang kalah.
-
Khas •Jonan dan terobosan kebijakanSalah satu yang menonjol belakangan ini adalah munculnya armada transportasi berbasis aplikasi.
-
Khas •Ani dan Idaman RhomaPolitik adalah panggung pencitraan. Yang menancap di benak calon pemilih lebih kerap soal persepsi ketimbang esensi.
-
Khas •Rizal Ramli memilih tariannya sendiriMenggantikan Indroyono Soesilo pada Agustus 2015, Rizal langsung tancap gas dengan gaya “ngepret”-nya.
-
Khas •Marwan dan pesawat yang terlewatKasus yang sebenarnya merupakan pencilan, semestinya pula tak cukup valid untuk dicomot sebagai gambaran semua masalah.
-
Khas •Pasha dan perkenalan pejabat negaraPasangan Hidayat-Sigit yang diusung oleh PAN dan PKB itu menang dengan perolehan suara 37 persen.
-
Khas •Saling memahami Jokowi dan para menteriSekalipun Presiden sudah meluruskan langkah para pembantunya tersebut, tentu saja publik harus bersikap adil.
-
Khas •Prabowo dan harapan dari kesendirianDalam konteks kebijakan publik dan demokratisasi, kehadiran oposisi bisa membantu mencegah absolutisme kekuasaan.
-
Khas •Puan dan simbol ke(tidak)bijakan"Jangan banyak-banyak makan lah, diet sedikit tidak apa-apa," kata Menteri Puan Maharani.
-
Khas •Damayanti dan 'Semesta KorupsiDalam 'semesta korupsi', bisa jadi tanpa disadari saya ataupun Anda telah mendorong para koruptor tidak pernah mati.
-
Khas •Mengevaluasi evaluasi Menteri YuddyKembali ke pertanyaan dasar: perlukah kinerja lembaga negara dievaluasi? Saya yakin bahwa mayoritas sepakat menjawab ya.