Kedaulatan Rakyat
-
Politik •Ketum PPP Mardiono Tanggapi Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Pilihan RakyatKetua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Pilkada Langsung tetap dilaksanakan. Simak pandangan lengkapnya mengenai keputusan penting ini yang mengukuhkan kedaulatan rakyat.
-
Politik •MPR Kaji Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Indonesia, Soroti Tantangan Partai PolitikBadan Pengkajian MPR RI menggelar diskusi mendalam untuk mengkaji penguatan kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi Indonesia, menyoroti tantangan dan refleksi kualitas demokrasi yang berkembang di tengah masyarakat.
-
News •Warga Kediri Kenang Perjuangan Tan Malaka dalam Refleksi Haul ke-77Warga Kediri, mulai dari komunitas sejarah hingga mahasiswa, menggelar refleksi dan doa bersama untuk mengenang Perjuangan Tan Malaka, pahlawan nasional yang gagasan-gagasannya masih relevan hingga kini.
-
Politik •Mahasiswa Makassar Tegas Tolak Pilkada Lewat DPR, Suarakan Kedaulatan RakyatGelombang penolakan terhadap wacana pilkada tak langsung lewat DPR/DPRD menguat di Makassar, dengan mahasiswa dari berbagai kampus menyuarakan penolakan keras yang khawatir mengancam kedaulatan rakyat dan kemunduran demokrasi.
-
News •Legislator DKI Tolak Keras Wacana Pilkada melalui DPRD, Sebut Cederai DemokrasiAnggota DPRD DKI Jakarta menolak tegas wacana Pilkada melalui DPRD, menilai langkah ini sebagai kemunduran demokrasi yang merampas hak politik rakyat. Simak alasan kuat penolakan Pilkada melalui DPRD ini!
-
Politik •KOPRI PMII Tolak Pilkada Tak Langsung: Kedaulatan Rakyat dan Partisipasi Perempuan Harus TerjagaKorps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) menolak wacana **Pilkada Tak Langsung**, menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan rakyat dan partisipasi perempuan dalam proses demokrasi. Simak selengkapnya di sini.
-
Politik •PDIP Tegaskan Pertahankan Pilkada Langsung dan Dorong E-voting untuk EfisiensiPDIP secara tegas menyatakan komitmennya untuk mempertahankan Pilkada Langsung demi kedaulatan rakyat, sekaligus mendorong penerapan E-voting sebagai solusi efisiensi biaya politik dan penguatan integritas penyelenggara.
-
Politik •PDI Perjuangan Tegaskan Dukungan Kuat Terhadap Pilkada Langsung, Hindari Debat Lama yang Sudah Selesai KonstitusionalPDI Perjuangan secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Pilkada Langsung. Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya mekanisme ini untuk menentukan pemimpin daerah dan menghindari perdebatan yang sudah usai secara konstitusional.
-
Politik •Pilkada Tidak Langsung: Langkah Rasional Menata Ulang Demokrasi Lokal IndonesiaSetelah dua dekade Pilkada langsung, wacana Pilkada tidak langsung kembali mengemuka sebagai langkah rasional untuk menata ulang demokrasi lokal Indonesia, mengatasi biaya politik tinggi dan polarisasi.
-
Politik •Pilkada Konstitusional: Yusril Tegaskan Mekanisme Langsung atau Lewat DPRD Sama-sama SahMenteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan Pilkada langsung maupun lewat DPRD sama-sama konstitusional, memicu perdebatan penting tentang masa depan demokrasi daerah.
-
News •PUSaKO Unand Tolak Tegas Wacana Pilkada Lewat DPRD, Sebut Lahirkan Korupsi SistemikPusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Unand menolak keras wacana pengembalian mekanisme Pilkada lewat DPRD, menegaskan pilihan langsung adalah kedaulatan rakyat dan investasi demokrasi.
-
Politik •Rapimnas Golkar 2025: Mengusulkan Pilkada Dipilih DPRD Demi Kedaulatan RakyatPartai Golkar melalui Rapimnas I Tahun 2025 secara resmi mengusulkan Pilkada Dipilih DPRD sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, sekaligus memperkuat partisipasi publik.
-
Politik •Pakar Ingatkan: Pilkada oleh DPRD Berpotensi Perdalam Problem Demokrasi IndonesiaPakar politik kontemporer Prof. Caroline Paskarina menilai mekanisme Pilkada oleh DPRD berisiko memperdalam masalah demokrasi, mengurangi partisipasi publik, dan memusatkan kekuasaan pada elite politik.
-
Politik •PBB Tolak Ambang Batas Parlemen Tinggi, Sebut Merugikan Rakyat dan Kaum MarginalPartai Bulan Bintang (PBB) menolak keras ambang batas parlemen yang tinggi, menegaskan kebijakan tersebut merugikan masyarakat luas, terutama kaum marginal, dan menyerukan perubahan.