Hipoksia
-
Jabar •Anoksia adalah Kondisi Tubuh dan Otak yang Kehilangan Oksigen, Kenali GejalanyaAnoksia terjadi ketika tubuh atau otak Anda kehilangan suplai oksigennya. Anoksia biasanya merupakan akibat dari kondisi hipoksia.
-
Jabar •Mengenal Hipoksia dan Penyebabnya, Kondisi Kekurangan Oksigen di Jaringan TubuhHipoksia secara harfiah berarti "oksigen rendah", dan didefinisikan sebagai kekurangan jumlah oksigen yang mencapai jaringan tubuh. Kondisi ini berbeda dengan hipoksemia, yang berarti kekurangan jumlah oksigen yang mengalir dalam darah.
-
Jabar •Peristiwa 1 Agustus: Penemuan Unsur Oksigen oleh Joseph Priestley, Ketahui SejarahnyaTepat pada hari ini 1 Agustus tahun 1774 silam, seorang ilmuwan bernama Joseph Priestley berhasil menemukan unsur oksigen. Kala itu ia mampu menjawab mengapa dan bagaimana segala sesuatu dapat terbakar. Sedikit banyak penemuan tersebut berhasil mengubah pandangan manusia dalam melihat lingkungan.
-
Sumut •Cara Membaca Oximeter untuk Mengukur Saturasi Oksigen di RumahBanyak orang yang positif COVID-19 memiliki kadar oksigen yang rendah dalam darah mereka, bahkan ketika mereka merasa sehat. Kadar oksigen yang rendah dapat menjadi tanda peringatan dini bahwa perawatan medis diperlukan.
-
Sehat •Waspadai Meningkatnya Detak Jantung Akibat Hipoksia"Kondisi hipoksia membuat jantung biasanya berdetak lebih kencang (cepat)," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito A Damay dilansir dari Health Liputan6.com. "Kenapa jadi lebih cepat? Karena dia (jantung) butuh oksigen lebih banyak. Maka, jantung berusaha memompa (darah) lebih banyak," sambungnya.
-
Sehat •Kurangnya Oksigen Akibat Kabut Asap Bisa Picu Timbulnya HipoksiaMenurut Prof. Ari Fahrial Syam, dokter penyakit dalam, akademisi dan praktisi klinis, paparan kabut asap yang terus menerus akan menyebabkan iritasi pada mata, menyebabkan batuk, sesak nafas, flu dan sakit tenggorokan.