Anarkisme Suporter Sepakbola
-
News •Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kerusuhan di Stadion JatidiriPolisi belum dapat memastikan kerugian akibat kerusuhan tersebut. Sebab, saat ini masih dilakukan investigasi untuk mengetahui kerugian atau kerusakan di Stadion Jatidiri Semarang.
-
News •Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Jatidiri Dinilai Sesuai ProsedurKetua Umum Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa menilai, apa yang dilakukan kepolisian sesuai dengan prosedur. Karena seharusnya pertandingan PSSI vs Persis Solo berlangsung tanpa adanya penonton.
-
News •Sebelum Bentrok Pecah, Polisi Tiga Kali Sekat Suporter PSIS Memaksa Masuk StadionPolda Jawa Tengah menegaskan, pengamanan pertandingan sepak bola laga PSIS vs Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (17/2) sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
-
News •Polisi Ungkap Alasan Tembakkan Gas Air Mata ke Suporter saat Laga PSIS Vs PersisPolisi menjelaskan alasan menembakkan gas air mata saat terjadi kerusuhan suporter pertandingan sepak bola antara PSIS Semarang melawan Persis Solo di sekitar Stadion Jatidiri, Semarang. Polisi berdalih penggunaan gas air mata itu telah sesuai tahapan.
-
News •Dua Pelaku Perusakan Bus Arema di Sleman DitangkapDua tersangka merusak bus berisi pemain Arema Malang mengaku melakukan itu karena kecewa.
-
News •Kapolri Perintahkan Anak Buah Usut Tuntas Kasus Pelemparan Bus Persis SoloSigit menyebut sudah ada tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelemparan itu. Pengusutan kasus itu terus dilakukan guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali.
-
News •Bus Persis Solo Dilempari, Polisi Evaluasi Pertandingan di Stadion Indomilk ArenaPolres Tangsel akan mengevaluasi pelaksanaan pertandingan sepak bola di stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, yang merupakan lapangan utama klub bola Persita Tangerang. Langkah ini dilakukan menyusul adanya aksi pelemparan batu ke bus Persis Solo seusai pertandingan lanjutan Liga 1, Sabtu (28/1).
-
News •CEO PSIS Semarang: Sepak Bola Harusnya Bawa Kebahagiaan dan Saling RespectYoyok juga berharap kejadian kekerasan di lingkup dunia sepak bola segera berakhir supaya jalannya kompetisi BRI Liga 1 tidak terganggu. Dia mengimbau para suporter tertib saat menonton ke stadion.
-
News •Polda Metro Minta Semua Dievaluasi Usai Bus Persis Solo Diserang: Jangan Polisi TerusKabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan upaya kepolisian memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan selama pertandingan tidak ada hasilnya jika tanpa dukungan dan evaluasi semua pihak.
-
News •Polisi Kumpulkan CCTV, Usut Pelemparan Batu ke Bus Arema MalangSelain menyelidiki kasus pelemparan batu itu, Suwondo menambahkan pihaknya juga melakukan evaluasi pengamanan terhadap tim yang berlaga di Stadion Maguwoharjo. Evaluasi dilakukan agar peristiwa serupa tak lagi terjadi
-
News •Demo Suporter PSM Ricuh, Lobby Kantor Gubernur Sulsel DirusakDalam orasinya, seorang orator aksi mengatakan merasa bosan dijanji oleh Pemprov Sulsel terkait pembangunan Stadion Mattoangin.
-
Jateng •Sederet Tragedi Mengerikan di Dunia Selama Oktober 2022, Telan Ratusan Korban JiwaDunia tengah dirundung duka karena berbagai tragedi di bulan Oktober 2022. Tragedi mencekam terjadi di beberapa negara. Tragedi ini menewaskan hingga ratusan korban jiwa.
-
News •Anak Belum Pulang Usai Laga Arema FC vs Persebaya, Iwan Datangi Tiga Rumah SakitIwan dan Reihan tinggal di Dusun Sendang, Desa Ngajum, Kabupaten Malang. Reihan kerap menyaksikan pertandingan setiap laga Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Saat laga kemarin, Reihan langsung berangkat dari tempat kerjanya di Kota Malang.
-
News •Laga Persikabo 1973 vs PSS Sleman Diwarnai Bentrok Suporter dengan AparatSejumlah suporter nampak meneriaki polisi. Bahkan mereka sempat melemparkan botol hingga batu ke arah polisi.
-
News •Keroyok Suporter PSS Sleman hingga Tewas, Dua Pemuda DitangkapPolres Sleman menangkap dua tersangka pengeroyok Tri Fajar Firmansyah, sehingga suporter PSS Sleman itu meninggal dunia. Dua tersangka berinisial FDAP (26), warga Sleman, dan AC (24), warga Bantul.
-
News •Suporter PSS Sleman Tewas Dikeroyok, DPRD: Tidak Ada Sepak Bola Seharga NyawaSuporter PSS Sleman Tri Fajar Firmansyah dikeroyok di daerah Babarsari pada Senin (25/7).
-
News •Korban Kerusuhan Suporter di Babarsari Sleman Meninggal DuniaSeorang warga Glendongan, Babarsari, Kabupaten Sleman, Tri Fajar Firmansyah yang menjadi korban salah sasaran saat terjadi kerusuhan suporter di daerah Babarsari pada Senin (25/7), meninggal dunia. Fajar sempat mendapatkan perawatan di RSPAU Hardjolukito akibat mengalami luka di bagian kepala.
-
News •Suporter Sepakbola Vs Warga di Sleman, 2 Motor Rusak dan 2 Sajam DisitaWachyu menuturkan keributan ini bisa segera diatasi oleh pihak kepolisian. Kondisi pun disebut Wachyu sudah kondusif.
-
News •Polres Yogyakarta Tetap Proses Hukum Bocah Penimpuk Bus Arema FCPolresta Yogyakarta melanjutkan proses hukum terhadap YS (15) terduga pelaku perusakan bus milik klub sepak bola asal Malang, Arema FC, saat sedang diparkir di halaman Hotel New Saphir, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Rabu (20/10) malam.
-
News •Gedung Graha Persib Dilempari, Polisi Tunggu Laporan dari ManajemenPolisi masih menunggu laporan dari manajemen Persib Bandung untuk melakukan penyelidikan pelemparan Gedung Graha Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.