Timur Tengah
Berita Utama
-
-
blokade ekonomi Iran Lanjutkan Konsultasi Jelang Dialog Baru dengan AS Setelah Penundaan Pertemuan Swiss
-
-
-
-
abbas araghchi Menteri Luar Negeri Iran Ungkap Upaya Gagalkan Kesepakatan Teheran-Washington, Israel Jadi Dalang
-
keamanan pasukan perdamaian malaysia Peningkatan Keamanan Pasukan Perdamaian Malaysia di Lebanon Diperintahkan
-
amerika serikat Menteri Pakistan Tiba di Teheran, Lanjutkan Upaya Mediasi Krusial Antara Iran dan AS
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Nadiem Makarim dalam 'The Last Dance': Hukum Diterima dan Pembelaan Diajukan
-
Nadiem Makarim: Terima Kasih Para Pengemudi Ojol, Salam Satu Aspal
-
Sosok Andi Saputra, Hakim Beda Pendapat Dalam Sidang Vonis Nadiem Makarim
-
Perjalanan Kasus Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Kasus Korupsi Chromebook
-
Hakim Vonis Nadiem 10 Tahun dan Ganti Rugi Rp 1 Miliar Kasus Korupsi Chromebook
Berita Utama Lainnya
-
-
-
-
-
-
amerika serikat Membaca Peta Kekuatan Timur Tengah Pasca Perang Iran, UEA Lebih Pilih Koalisi Sama Israel Ketimbang Saudara Arab?
-
blokade laut iran as Trump Tegaskan Blokade Laut Iran AS Berlanjut hingga Kesepakatan Damai Ditandatangani
-
amerika serikat Malaysia Sambut Kemajuan Signifikan Perundingan AS-Iran, Selat Hormuz Berpotensi Dibuka Kembali
-
-
Direktur Eksekutif Synergy Policies Dinna Prapto Raharja menyoroti urgensi penguatan Hubungan Indonesia Iran serta solidaritas global di tengah gejolak geopolitik akibat serangan di Timur Tengah.
Turki aktif berupaya melanjutkan mediasi perundingan AS-Iran yang sempat terhenti, menyoroti pentingnya jalur diplomatik di tengah ketegangan terbaru di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (CENTCOM) resmi memulai blokade Selat Hormuz pada 13 April menyusul kegagalan perundingan dengan Iran. Langkah ini, atas arahan Presiden Trump, berpotensi memicu ketegangan geopolitik di kawasan strategis tersebut.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan negaranya untuk mencapai kesepakatan adil dengan Amerika Serikat, menegaskan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam negosiasi Kesepakatan Iran AS.
Survei YouGov dan CBS News mengungkap hampir 70 persen Warga AS Khawatir Konflik AS-Iran, merasa tertekan, dan tidak puas dengan penanganan pemerintah.
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menegaskan kembali sikap teguh negaranya dalam mempertahankan hak di Selat Hormuz dan menuntut kompensasi, menyusul perundingan tanpa kesepakatan dengan AS.
Iran menargetkan pemulihan 70-80 persen Kapasitas Kilang Minyak yang rusak dalam satu hingga dua bulan setelah serangan AS-Israel. Simak detail target ambisius ini.
Duta Besar Iran untuk Indonesia mengklaim kemenangan negaranya setelah 40 hari berperang melawan AS dan Israel, dengan AS "terpaksa" menerima 10 tuntutan gencatan senjata yang diajukan Teheran, menjadi dasar negosiasi mendatang.
Republik Islam Iran telah menerima tawaran Pakistan sebagai mediator dialog damai dengan Amerika Serikat, didasari itikad baik dan langkah konkret Pakistan dalam mewujudkan gencatan senjata.
Tugu Insurance menyatakan belum menerima klaim terkait dua Kapal Pertamina Selat Hormuz yang tertahan. Risiko perang di Timur Tengah meningkatkan premi, namun klaim hanya berlaku jika ada kerusakan material.