Sebuah unggahan video yang diunggah oleh akun Instagram milik @cctv_mdan dan @sumatera_talk memperlihatkan seorang warga marah-marah di Kantor Kelurahan Cinta Damai Helvetia, Kota Medan, baru-baru ini.
Pemicu salah seorang warga marah karena Lurah beserta karyawannya diduga tak mau melayani masyarakat. Lurah dikabarkan membanting sejumlah meja dan kursi di depan warga yang seharusnya mendapatkan pelayanan yang baik.
"Ibu Lurah Syena Siregar dari Kelurahan Cinta Damai Helvetia diduga tidak mau melayani masyarakat bahkan hingga banting meja dan kursi," tulis caption di akun Instagram @cctv_mdan pada Kamis, (1/6).
Dinilai arogan, salah satu warga pun akhirnya merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggamnya dan video itu viral dan memicu sorotan dari warganet.
Advertisement
Menolak Keluhan Warga
Dari hasil pantauan video tersebut, Lurah Cinta Damai Helvetia beserta karyawannya dinilai menolak keluhan warga sekitar. Ketika sejumlah warga mendatangi kantornya, beberapa karyawan itu justru diminta masuk ke kantor agar tidak melayani warga.
"Ibu lurah pak memerintahkan anggotanya suruh masuk dan jangan melayani kami pak" ungkap wanita dalam video.
Wanita yang merasa tidak dilayani dengan baik itu marah-marah kepada karyawan di Kelurahan Cinta Damai tersebut. Dalam video yang beredar, lurah yang menggunakan seragam berwarna putih nampak santai di dalam ruangannya, sedangkan beberapa karyawan yang menggunakan baju merah pun juga tampak tidak peduli.
Dikabarkan Banting Kursi
Dilansir dari @cctv_mdan, sosok ibu perekam juga mengatakan lurah ini juga membanting kursi hingga membuat ia sakit hati.
"Sakit ati dia lurah seorang lurah banting kursi depan warga. Ga sopan dia. Sakit ati" ujar wanita ini.
Aksi lurah ini pun mencuri perhatian warganet. Ibu lurah ini dianggap arogan dan mempersulit warga .
"Arogan, mempersulit warga dan tidak melayani dengan baik. Malah membanting kursi dan meja di depan warga yang sedang membutuhkan pelayanan dari mereka," tulis caption @cctv_mdan pada Kamis (1/6)
Advertisement
Akan Melaporkan
Warga yang sudah tersulut emosinya karena layanan tidak baik, mereka pun mengancam lurah dan karyawannya untuk dilaporkan ke pihak terkait.
"Saya akan laporkan Ibu Lurah, Ibu tengok ya bu," ucap seorang ibu-ibu yang merekam peristiwa tersebut.
Warga pun juga merasa kecewa dan kesal dengan pelayanan yang dinilai kurang baik. Mirisnya, tak ada satu karyawan yang berupaya untuk menenangkan warga atau bahkan memberikan penjelasan terkait pelayanan tersebut.
"Orang seperti kalian ini dijadikan lurah tapi sama warga (pelayanan) seperti ini. Kalian tau bisa disini karena dukungan siapa. Tunggu ya, saya akan laporkan kalian semua" katanya.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan dari Lurah maupun dari pihak Pemerintah Kota Medan terkait masalah tersebut. Video ini pun viral di media sosial, di laman komentar banyak akun yang menandai akun Instagram Boby Nasution agar dapat ditindak lanjut.