Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siap Tayang, Sutradara Monty Tiwa Ungkap Kisah Awal Pembuatan Film Layla Majnun

Siap Tayang, Sutradara Monty Tiwa Ungkap Kisah Awal Pembuatan Film Layla Majnun Layla Majnun. ©2021 Merdeka.com/instagram

Merdeka.com - Film Layla Majnun sebentar lagi akan tayang di Netflix. Dibintangi oleh Reza Rahadian dan Acha Septriasa, Layla Majnun kental akan suasana Timur Tengah. Seperti cerita Layla Majnun yang beredar di masyarakat, film Layla Majnun ini mengangkat genre romance.

Film yang diproduksi Starvision ini pada awalnya dijadwalkan rilis pada tahun 2020. Namun lantaran adanya pandemi Covid-19, jadwal rilis film Layla Majnun harus mundur hingga Februari 2021.

Melansir dari Kapanlagi, sang sutradara Monty Tiwa membeberkan cerita awal film layla Majnun dibuat. Monty juga menjelaskan jika film romantis ini merupakan adaptasi dari karya-karya Nizami Ganjavi, sastrawan muslim dari abad ke-12 kelahiran Azerbaijan.

Seperti apa ceritanya? Berikut selengkapnya.

Berawal dari Keinginan Dubes Indonesia di Azerbaijan

layla majnun

©2021 Merdeka.com/instagram

Cukup spesial, film Layla Majnun ini bermula dari pertemuan Monty dengan Duta Besar Indonesia di Azerbaijan, Husnan Bey Fananie. Dalam pertemuan tersebut, Husnan mengatakan keinginannya membuat suatu karya yang dapat membantu masyarakat Indonesia dan Azerbaijan menjadi lebih akrab. Menemui kecocokan setelah berdiskusi, film Layla Majnun akhirnya resmi dibuat.

"Dua-tiga tahun lalu saya diperkenalkan dengan Duta Besar Indonesia di Azerbaijan pada saat itu, Pak Husnan Bey Fananie. Pak Husnan menyuarakan keinginan dia untuk membuat sesuatu bersifat budaya yang bisa membantu masyarakat Azerbaijan dan masyarakat Indonesia saling kenal lebih akrab. Kita ngobrol dan saya terkejut karena cerita Layla Majnun ini rupanya dibuat penyair yang asli Azerbaijan, saat itu hanya disebut penyair dari Persia: Nizami Ganjavi. Karena kebutuhan saya dan duta besar cocok, kita saling bisa melengkapi, akhirnya dijalankan proyek ini," ungkap Monty.

Mendapat Bantuan Pemerintah Azerbaijan

layla majnun

©2021 Merdeka.com/instagram

Berangkat dari diskusi dengan Dubes Indonesia untuk Azerbaijan, Monty akhirnya serius menggarap film Layla Majnun. Berbuah baik, pembuatan film romantis ini rupanya juga mendapat dukungan dari pemerintah Azerbaijan. Bahkan proses syuting yang dilakukan di Azerbaijan juga mendapat respons positif dari masyarakat.

"Bersama Pak Chand Parwez, kita beberapa kali ke Azerbaijan bertemu dengan berbagai pihak untuk memfilmkan cerita ini. Dari awal sampai kami syuting banyak koordinasi dengan pihak-pihak pemerintah, dalam hal ini departemen filmnya mereka terkait syuting, materi dan konten riset, izin lokasi dan sebagainya. Saat kami syuting di public place, masyarakatnya senang ada bangsa asing syuting di sana. Begitu tahu dari Indonesia, tingkat antusiasme mereka semakin besar," terang Monty.

(mdk/vna)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP