Senam Aerobik Adalah Gerakan Seluruh Otot yang Berirama, Ini Selengkapnya

Kamis, 22 Juli 2021 11:40 Reporter : Ani Mardatila
Senam Aerobik Adalah Gerakan Seluruh Otot yang Berirama, Ini Selengkapnya aerobik. © Kirkleesactive.co.uk

Merdeka.com - Senam olahraga aerobik merupakan aktivitas yang bergantung terhadap ketersediaan oksigen untuk membantu proses pembakaran sumber energi sehingga juga akan bergantung terhadap kerja optimal dari organ-organ tubuh, seperti jantung, paru–paru, dan juga pembuluh darah untuk mengangkut oksigen agar proses pembakaran sumber energi dapat berjalan sempurna.

Pengertian senam aerobik adalah kemampuan untuk melakukan pola gerakan aerobik yang kompleks dan berintensitas tinggi secara terus menerus dengan musik, yang berasal dari latihan aerobik tradisional.

Senam harus menunjukkan pola gerakan terus menerus, fleksibilitas, kekuatan dan pemanfaatan tujuh langkah dasar, dengan elemen kesulitan yang dieksekusi dengan sempurna.

Senam aerobik adalah latihan yang menggunakan seluruh otot terutama otot-otot besar, dengan gerakan yang terus menerus, berirama dan berkelanjutan. Berikut manfaat senam aerobik yang menarik diketahui:

2 dari 4 halaman

Manfaat Senam Aerobik

Gerakan demi gerakan dalam senam aerobik adalah untuk melatih otot-otot tubuh, dan berguna dalam meningkatkan aliran oksigen ke otot dan jantung.  

Aerobik dianggap sebagai salah satu olahraga yang cukup santai dan tidak terlalu membutuhkan tenaga sehingga aman dilakukan oleh berbagai kalangan terutama ibu hamil dan lansia. Berikut beberapa manfaat olahraga aerobik yang tidak boleh dilewatkan.

1. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Latihan aerobik direkomendasikan oleh American Heart Association dan oleh sebagian besar dokter untuk orang dengan, atau berisiko, penyakit jantung. Itu karena olahraga memperkuat jantung Anda dan membantunya memompa darah lebih efisien ke seluruh tubuh.

2. Menurunkan tekanan darah

Selain mengasyikkan untuk dilakukan karena diiringi musik, senam aerobik juga dapat membantu seseorang mengelola gejala tekanan darah tinggi. Itu karena olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah. 

3. Membantu mengatur gula darah

Aktivitas fisik yang teratur membantu mengatur kadar insulin dan menurunkan gula darah, sambil menjaga berat badan tetap terkendali. Dalam sebuah penelitian pada orang dengan diabetes tipe 2, peneliti menemukan bahwa segala bentuk gerakan, baik aerobik atau anaerobik, mungkin memiliki efek ini.

3 dari 4 halaman

4. Mengurangi gejala asma

Senam aerobik dapat membantu penderita asma mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan serangan asma. Anda tetap harus berbicara dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru jika menderita asma. 

Mereka mungkin merekomendasikan aktivitas atau tindakan pencegahan khusus untuk membantu Anda tetap aman saat berolahraga.

artis yang jadi instruktur senam©2020 Merdeka.com/instagram.com

5. Membantu tidur

Jika Anda mengalami kesulitan tidur di malam hari, cobalah senam olahraga pada pagi maupun sore hari hari.

Sebuah studi pada individu dengan masalah tidur kronis mengungkapkan bahwa program olahraga teratur dikombinasikan dengan kebiasaan kebersihan tidur adalah pengobatan yang efektif untuk insomnia.

Peserta terlibat dalam aktivitas aerobik selama 16 minggu dan kemudian menyelesaikan kuesioner tentang tidur dan suasana hati mereka secara umum. Kelompok aktivitas melaporkan kualitas dan durasi tidur yang lebih baik, serta peningkatan terjaga dan vitalitas di siang hari.

Namun, berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat Anda lebih sulit tidur. Cobalah untuk menyelesaikan senam setidaknya dua jam sebelum tidur.

4 dari 4 halaman

6. Mengatur berat badan

Seperti kebanyakan olahraga lainnya, rutinitas seperti senam aerobic juga dapat menurunkan berat badan dengan membakar kalori yang cukup setiap harinya. Selain mendapatkan manfaat kesehatan seperti sebelumnya, nilai tambahnya Anda memiliki bentuk tubuh yang terlihat sehat dan lebih ideal.

7. Meningkatkan kekuatan otak

Tahukah Anda bahwa otak mulai kehilangan jaringan setelah Anda mencapai usia 30? Para ilmuwan telah menemukan bahwa latihan senam aerobik dapat memperlambat kehilangan ini dan meningkatkan kinerja kognitif.

Untuk menguji teori ini, 55 orang dewasa yang lebih tua mengajukan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) untuk evaluasi. Para peserta kemudian diperiksa untuk menilai kesehatan mereka, termasuk kebugaran aerobik. Orang dewasa yang paling bugar menunjukkan pengurangan lebih sedikit di daerah frontal, parietal, dan temporal otak. Secara keseluruhan, jaringan otak mereka lebih kuat.

8. Meningkatkan suasana hati

Menggerakkan tubuh juga dapat meningkatkan suasana hati. Dalam sebuah penelitian pada individu dengan depresi, partisipan berjalan di atas treadmill dengan interval selama 30 menit dalam satu sesi. Setelah 10 hari, mereka diminta untuk melaporkan perubahan suasana hati mereka.

Semua peserta melaporkan penurunan yang signifikan dalam gejala depresi mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa berolahraga, bahkan untuk waktu yang singkat, dapat berdampak besar pada suasana hati.

Anda tidak perlu menunggu hampir dua minggu untuk melihat peningkatan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahkan satu sesi latihan mungkin cukup untuk memberi Anda dorongan.

[amd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini