Uniknya Guro-guro Aron, Seni Budaya Khas Tanah Karo Beranggotakan Muda-mudi saat Mengerjakan Ladang

Awalnya tarian ini yang bersifat hiburan dan kerap tampil saat ada kegiatan Kerja Tahun atau Merdang Merdem (pesta tahunan) dan Gendang Guro-guro Aron.

Adrian Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Uniknya Guro-guro Aron, Seni Budaya Khas Tanah Karo Beranggotakan Muda-mudi saat Mengerjakan Ladang
Uniknya Guro-guro Aron, Seni Budaya Khas Tanah Karo Beranggotakan Muda-mudi saat Mengerjakan Ladang (Merdeka.com)

Batak Karo adalah salah satu kelompok etnis Batak yang menyebar dan menetap di Tanah Karo dan merupakan salah satu etnis terbesar yang ada di Sumatera Utara. Setiap etnis tentu memiliki kebudayaannya masing-masing yang unik dan menarik.

Salah satu budaya yang sudah menjadi identitas etnis Batak Karo adalah Guro-guro Aron atau bisa juga disebut dengan Tari Lima Serangkai. Kesenian ini bersifat hiburan dan biasa ditampilkan saat kegiatan Gendang Guro-guro Aron. (Foto: Wikipedia)

Anggotanya Kaum Muda-mudi

Uniknya dari Guro-guro Aron ini adalah dilakukan oleh kaum muda-mudi di Tanah Karo yang tergabung dalam kelompok  yang sedang mengerjakan ladang. Kemudian tarian ini diiringi dengan gendang kari dan perkolongkolong atau penyanyi.

Melansir dari situs kebudayaan.kemdikbud.go.id, Guro-guro Aron sendiri diambil dari kata 'Guro-Guro' yang artinya senda gurau atau bermain dan juga kata 'Aron' yang berarti muda-mudi (usia tidak dibatasi) dalam satu kelompok kerja berbentuk arisan untuk mengerjakan ladang.

Diiringi Lima Gendang

Sesuai dengan namanya yaitu Tari Lima Serangkai, dalam pertunjukannya akan diiringi dengan lima jenis gendang, mulai dari gendang morah-morah, gendang perakut, gendang patam-patam sereng, gendang sipajok dan gendang kangkiung.

Kelima jenis gendang tersebut dapat menghasilkan komposisi pola gerak tari yang menarik dan gerakan-gerakan itu memiliki nilai estetika dalam pertunjukannya.

Dari tarian ini bisa dilihat segi estetikanya dari gerak endek (gerak naik turun), gerak jole (gerak goyang badan), dan gerak lampir tan (gerak kelentik jari).

Tarian Sarat Makna

<b>Tarian Sarat Makna</b>
Dok. Istimewa

Dihimpun dari berbagai sumber, Guro-guro Aron atau Tari Lima Serangkai ini merupakan tarian dengan tema pergaulan yang tak lepas dari kehidupan para muda-mudi.

Pergaulan bagi muda-mudi Karo sendiri adalah pertemuan ramah tamah antara laki-laki dan perempuan yang berkenalan melalui adat Karo, kemudian secara tutur keduanya dapat berpacaran dan menjalin hubungan hingga jenjang pernikahan.

Rekomendasi