Pada ajang Bukit Lawang Orangutan Trail (BLOT) 2023 yang berlangsung di Provinsi Sumatra Utara turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada hari Sabtu (27/5) kemarin.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah atau biasa yang disapa Ijeck mengajak Dito Ariotedjo untuk berkeliling di hutan Bukit Lawang tepatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan menjajal trek yang ada di BLOT 2023 ini.
Pemandangan ini memang tak biasa, pasalnya Dito Ariotedjo menjadi Menpora pertama yang menjajal trek lintas alam bukit lawang di Kabupaten Langkat tersebut. Keduanya pun turut didampingi oleh istrinya beserta Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI, Achmad Daniel Chardin.
Berikut beberapa momen Musa Rajekshah dan Dito Ariotedjo saat menjajal trek sekaligus melihat keindahan hutan Bukit Lawang yang dihimpun dari beberapa sumber.
Advertisement
Saat melintasi hutan Bukit Lawang, para rombongan dihadapkan langsung dengan berbagai trek yang cukup curam. Selain itu, para rombongan juga menyeberangi aliran sungai dengan jembatan.
"Sebelumnya sudah ada Menpora yang datang ke sini belum?" tanya Dito.
"Belum ada, ini baru pertama kalinya," jawab Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah mengutip dari situs resmi Pemprov Sumut (28/5).
Advertisement
Ketika rombongan melewati hutan di Bukit Lawang yang menempuh jarak kurang lebih 5 Kilometer itu disuguhkan dengan pemandangan alam yang ada di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
Saat berada di tengah perjalanan, para rombongan pun sangat beruntung bisa bertemu langsung dengan seekor orangutan yang tiba-tiba muncul di antara pepohonan yang tinggi menjulang.
"Ketemu orangutan si Alang, aset langka," ucap Menpora.
Advertisement
Dito pun mengabadikan momen saat melintasi TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser). Taman Nasional Gunung Leuser merupakan kawasan konservasi yang juga menjadi destinasi pariwisata di Sumatera Utara.
Bukit Lawang dan Tangkahan merupakan dua tempat yang menjadi primadona pariwisata wilayah yang ditunjuk oleh UNESCO sebagai Tropical Rainforest Heritage of Sumatera (TRHS)
"Pak Menteri, perlu kita sampaikan, TNGL merupakan salah satu paru-paru dunia. Kebetulan rute lari kita tadi melewati TNGL," ucap Ijeck mengutip dari liputan6.com (27/5).
Ijeck juga menjelaskan, pariwisata Bukit Lawang sudah dikelola sejak tahun 1980-an, dan sudah menjadi destinasi wisata turis mancanegara.
"Kemarin saat saya bertemu Pak Presiden, kami berharap agar Pak Presiden datang dan berkunjung ke Bukit Lawang. Khususnya ke Kabupaten Langkat," harapnya.
Advertisement
Pada kesempatan tersebut, Ijeck menyebut bahwa Bupati Langkat sudah mengenalkan Bukit Lawang dan Tangkahan. Sementara itu, Bukit Lawang Orangutan Trail Run 2023 menjadi salah satu ajang sport tourism yang dikembangkan.
Tak hanya itu, Ijeck juga akan mengembangkan sport tourism di tempat lain yaitu di Nias, ada Surfing dan rally di Danau Toba.
"Presiden akan dukung itu dan bulan November kemungkinan akan hadir di Danau Toba. Mudah-mudahan event ini bisa terus berjalan. Selain BLOT, kita juga ada Mountain Bike di Bukit Lawang," tutur Ijeck.