Hari besar umat Kristen biasanya untuk menandai atau memperingati peristiwa tertentu. Salah satu hari besar umat Kristen yang selalu dirayakan setiap tahun adalah Natal. Biasanya, umat Kristen merayakan hari besar ini dengan beragam cara, seperti menghias pohon Natal, berkumpul bersama keluarga, dan pergi ke gereja untuk berdoa.
Selain Natal, masih banyak hari besar umat Kristen yang perlu dirayakan setiap tahun. Seperti peringatan yang lebih panjang dari gereja lainnya, seperti Epifani, masa pra Paskah, dan masih banyak lagi. Di balik hari besar tersebut, menyimpan sejumlah peristiwa penting yang penting diketahui oleh umat Kristen.
Hari besar umat Kristen sudah seharusnya selalu dirasakan. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. Berikut beberapa hari besar umat Kristen yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com:
Advertisement
Natal
Natal menjadi hari besar umat Kristen yang selalu dirayakan setiap tahun. Perayaan Natal pada 25 Desember pertama kali diperingati pada 221 Masehi. Adapun sosok di balik penentuan hari tersebut adalah Sextus Julius Africanus. Dia adalah seorang pengelana dan sejarawan Kristen Romawi yang hidup pada akhir abad ke-2 dan awal abad ke-3 Masehi.
Sextus Julius Africanus memiliki peran besar terhadap semua penulis gereja, seperti para Bapa gereja dan seluruh kelompok penulis tawarikh Yunani. Sebelum penetapan perayaan keagamaan umat kristiani ini, timbul perdebatan mengenai kapan Hari Natal.
Saat itu, Armenia memperingati Hari Raya Natal setiap tanggal 6 Januari dan Ortodoks Timur menandai pada 7 Januari. Namun, agama Kristen bersepakat menetapkan 25 Desember sebagai Hari Natal di seluruh dunia.
Epifani
Salah satu hari besar umat Kristen adalah Epifani. Hari besar ini jatuh pada 6 Januaro (19 Januari di Gereja Ortodoks) untuk memperingati kedatangan orang-orang Majus yang mengunjungi bayi Yesus untuk memberinya hadiah.
Epifani juga dikenal sebagai Twelfth Night, ketika orang melepas dekorasi Natal mereka. Ini juga merupakan tanggal ketika beberapa orang Kristen menandai pembaptisan Yesus di usia sekitar 30 tahun di Sungai Yordan oleh Yohanes.
Pentakosta
Hari besar umat Kristen yang biasa dirayakan selanjutnya adalah Pentakosta. Pentakosta sendiri berasal dari bahasa Yunani 'pentekoste' yang berarti "kelima puluh".
Hari besar ini jatuh 50 hari atau tujuh minggu setelah Minggu Paskah. Pentakosta diyakini sebagai kelahiran gereja Kristen.
Selain itu, Pentakosta juga menandai hari para pengikut terdekat Yesus yang memiliki pengalaman supernatural tentang Tuhan dalam bentuk Roh Kudus.
Advertisement
Masa Pra Paskah
Lent atau masa pra Paskah adalah periode enam minggu menjelang paskah, dimulai pada bulan Februari atau Maret pada hari Rabu Abu-40 hari (tidak termasuk hari Minggu) sebelum Minggu Paskah.
Tidak sedikit umat Kristen yang pergi ke gereja pada Rabu Abu untuk meminta pengampunan dari Tuhan. Masa pra Paskah adalah masa kekhidmatan dan refleksi diri bagi umat Kristen. Umumnya, orang-orang akan berpuasa dari makanan atau kegiatan tertentu.
Hari Kenaikan Yesus
Hari Kenaikan Yesus jatuh pada hari Kamis di bulan April atau Mei. Hari besar ini merupakan hari keempat puluh setelah Minggu Paskah, memperingati kenaikan Yesus ke surga dari Bukit Zaitun yang menghadap ke Yerusalem.
Paskah
Paskah adalah hari raya umat Kristen yang biasa dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Perayaan paskah sendiri dilakukan pada Minggu pertama setelah bulan purnama sesudah titik balik musim semi.
Melansir dari Ensiklopedia Britannica, makna paskah adalah kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Paskah sendiri merupakan tiga hari setelah kematian Yesus Kristus di kayu salib. Dengan kata lain, kebangkitan Yesus Kristus berarti kehidupan kekal yang diberikan kepada umat manusia yang percaya.
Paskah adalah memiliki makna kasih sayang, anugerah, bentuk kekuasaan Tuhan yang menjauhkan umat Kristen dari kutukan dan maut. Umumnya, umat Kristen menggelar Jumat Agung yang mana merupakan momentum memperingati penyaliban Yesus.
Seiring berjalannya waktu, umat Kristiani di seluruh dunia memaknai Paskah adalah mengakui dan memuji atas kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Selain itu, Paskah juga dimaknai sebagai jaminan kemuliaan Yesus akan kehidupan kekal untuk semua orang yang percaya kuasa-Nya.