Fungsi LSM Beserta Pengertian, Pendanaan, hingga Tujuannya di Masyarakat

Kerja LSM lebih kepada aktivitas pelayanan dan advokasi untuk mengangkat isu-isu tertentu. LSM kerap juga disebut sebagai Non Government Organization (NGO). Berikut merdeka.com selengkapnya merangkum fungsi LSM, tugas dan tujuannya di masyarakat:

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fungsi LSM Beserta Pengertian, Pendanaan, hingga Tujuannya di Masyarakat
Aksi Greenpeace. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

LSM merupakan singkatan dari Lembaga Swadaya Masyarakat. Lembaga swadaya masyarakat adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya.

Sedangkan menurut Indonesian Center for Civic Education (ICCE), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan salah satu wadah atau organisasi/asosiasi yang dibuat oleh masyarakat di luar pengaruh negara dan juga menjadi perwujudan dari civil society.

Kerja LSM lebih kepada aktivitas pelayanan dan advokasi untuk mengangkat isu-isu tertentu. LSM kerap juga disebut sebagai Non Government Organization (NGO). Berikut merdeka.com selengkapnya merangkum fungsi LSM, tugas, dan tujuannya di masyarakat:

Tentang LSM

LSM memiliki berbagai interpretasi dan definisi di berbagai belahan dunia. Istilah ini secara umum diterima untuk mencakup organisasi swasta nirlaba yang beroperasi di luar kendali pemerintah. 

Beberapa LSM mengandalkan terutama pada sukarelawan, sementara yang lain mendukung staf yang dibayar. The World Bank mengidentifikasi dua kelompok besar dari LSM:

  • LSM operasional, yang fokus pada desain dan implementasi proyek-proyek pembangunan.
  • LSM advokasi, yang membela atau mempromosikan tujuan tertentu dan berusaha mempengaruhi kebijakan publik.

Tujuan LSM

John Clark memaparkan karakteristik LSM ditinjau dari pelaksanaan tujuannya adalah sebagai berikut:

1. Melayani kelompok miskin marjinal

2. Mendorong dibukanya partisipasi bagi masyarakat dalam proses pelaksanaan kebijakan

3. Mengembangkan inovasi-inovasi yang bermanfaat dan memecahkan masalah. Terkadang inovasi ini melahirkan konsep tandingan bagi kebijakan pemerintah.

4. Program yang dilaksanakan adalah skala kecil agar mudah dipantau dan terukur pencapaiannya serta tepat sasaran

5. Memiliki komitmen staf yang tinggi karena secara luas memberi andil nilai dan keyakinan tentang misi perubahan sosial

Berbeda dengan Clark, Abidin dan Rukmini juga memberikan pendapat yang lebih sederhana mengenai karakteristik LSM, yakni:

1. LSM adalah lembaga non pemerintah dan tidak birokratis

2. LSM berdiri atas asas suka rela

3. LSM berbeda dengan lembaga usaha. Kegiatannya tidak berorientasi

pada keuntungan (nirlaba)

4. LSM bekerja untuk melayani masyarakat umum, bukan anggota atau aktivisnya sendiri.

Fungsi LSM

Bastian merangkum pendapat Ismail Hadad mengenai peran LSM berdasarkan fungsinya, yakni:

1. Fungsi LSM berperan memberikan motivasi, menggali potensi, menumbuhkan, serta mengembangkan kesadaran masyarakat mengenai masalah-masalah yang dihadapi diri maupun lingkungannya;

2. Fungsi LSM juga berperan sebagai komunikator yang mengamati, merekam, serta menyalurkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat agar dijadikan acuan dalam proses perumusan kebijakan dan perencanaan program pembangunan serta mengawasi proses pelaksanaan kebijakan maupun program pembangunan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang program pembangunan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat dan membangun hubungan kerja sama antar LSM yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama;

3. Sebagai Dinamisator yang mengembangkan berbagai strategi dan inovasi dan pengelolaan organisasi yang belum familiar di lingkungan masyarakat;

4. Berperan sebagai fasilitator, yakni memberikan berbagai bantuan teknis dalam pelaksanaan program seperti penyediaan dana, modal kerja, peralatan, dan sebagainya yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Bagaimana LSM Didanai

Sebagai organisasi nirlaba, LSM mengandalkan berbagai sumber pendanaan, yang meliputi:

  • iuran keanggotaan
  • sumbangan pribadi
  • penjualan barang dan jasa
  • hibah

Terlepas dari independensi mereka dari pemerintah, beberapa LSM sangat bergantung pada pendanaan pemerintah. Beberapa LSM besar mungkin memiliki anggaran dalam jutaan atau miliaran dolar. Namun sebaliknya, LSM yang baru berdiri akan memiliki dana yang sangat minim sekali.

Contoh LSM

Beberapa LSM yang terkenal dan sudah mendunia yakni sebagai berikut:

  • Greenpeace
  • Amnesty International
  • Mercy Corps
  • Doctors Without Borders
  • International Rescue Committee
  • Bill & Melinda Gates Foundation

Mengapa LSM penting?

Mengapa ada begitu banyak LSM? Ketika dunia menjadi lebih mengglobal dan teknologi memungkinkan komunikasi yang lebih mudah, semakin banyak orang menjadi sadar akan masalah yang mempengaruhi orang lain. 

Pada saat yang sama, orang kehilangan kepercayaan pada organisasi pemerintah dan kemampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik di dalam maupun di seluruh dunia. Lebih banyak LSM adalah hasil yang wajar.

Saat ini, ada puluhan ribu LSM yang aktif, tetapi apakah mereka benar-benar membantu? Beberapa LSM tak terhindarkan dari berita negatif dalam beberapa tahun terakhir, menantang gagasan bahwa organisasi-organisasi ini memiliki tujuan yang lebih baik. 

Namun, secara keseluruhan tampaknya LSM membuat perbedaan positif yang besar. Meski tidak sempurna, LSM diperlukan dan menjadi kendaraan untuk menciptakan perubahan positif.

Rekomendasi