Pernah mengalami rasa cemas saat berada bersama banyak orang? Atau gugup saat pertama kali berkencan atau saat memberikan presentasi di depan banyak orang? Kamu harus waspada, bisa jadi kamu menjadi salah satu pengidap Social Anxiety Disorder.
Social anxiety disorder atau gangguan kecemasan sosial memang bukan penyakit fisik. Penyakit ini berkenaan langsung dengan kondisi psikis seseorang. Social anxiety disorder berlangsung secara bertahap dan dalam waktu yang lama.
Nahasnya, sebagian penderita social anxiety disorder tak menyadari. Minimnya pengetahuan dan kepekaan menjadi salah satu alasan penyakit gangguan kecemasan sosial terus berlangsung.
Pengetahuan tentang pengertian social anxiety disorder sudah selayaknya diketahui. Tidak lain ialah untuk menghindari penyebab hingga mendapatkan solusi cara menyembuhkan bagi penderita social anxiety disorder.
Lebih jauh, gangguan kecemasan sosial yang berlebihan sangat memungkinkan menjadi ketakutan atau fobia social. Untuk itu, berikut ulasan pengertian social anxiety disorder melansir dari laman Health.
Advertisement
Pengertian Social Anxiety Disorder
Pengertian Social Anxiety Disorder ialah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan cemas (anxiety) yang ditandai dengan ketidaknyamanan emosional, rasa takut dan khawatir berkenaan dengan situasi sosial tertentu.
Dalam melakukan interaksi sosial, tidak semua individu merasa aman dan nyaman. Namun ada juga yang memiliki perasaan cemas, takut, atau khawatir dengan lingkungan sekitarnya yang dapat kita sebut dengan kecemasan sosial.
Dalam bahasa yang lebih sederhana, kecemasan sosial adalah perasaan malu dinilai atau diperhatikan oleh orang lain karena adanya prasangka bahwa orang lain menilai negatif terhadap dirinya (Psychology Blog, Prawoto, 2010).
Social anxiety disorder tergolong sebagai gangguan mental terbanyak ketiga di dunia. Gangguan ini biasanya muncul saat usia remaja. Seiring dengan bertambahnya usia, gangguan ini akan lebih baik. Namun, tidak sedikit juga kasus yang tidak dapat hilang dengan sendirinya.
Advertisement
Gejala Social Anxiety Disorder
Setelah mengetahui pengertian social anxiety disorder, perlu juga mengetahui gejala yang timbul. Setiap orang memiliki rasa gugup saat berada dalam lingkungan sosial. Sedangkan, penderita social anxiety memiliki perasaan takut yang sangat intens. Penderita merasa takut diamati dan dinilai oleh orang lain. Gejala fisik dapat muncul seperti berkeringat, wajah memerah, dan mual.
Ciri yang mudah dilihat dari kecemasan sosial yang tinggi cenderung menimbulkan respons-respons cemas seperti keringat dingin, gemetar, dan lain-lain, kesukaran berkomunikasi seperti gagap, lupa untuk mengucapkan kalimat yang sesuai. Tidak bisa berkata sesuai dengan apa yang dipikirkan, menghindari kontak dengan situasi sosial baik secara fisik maupun psikologis (tingkah laku menghindar) seperti berbicara sedikit, kontak mata yang sedikit, atau menarik diri, tingkah laku yang menutupi kesan diri (self image) akan ketidakmampuannya (Nainggolan, 2017).
Penderita sangat cemas bahwa perilakunya akan mempermalukan diri sendiri dan menyinggung orang lain. Rasa takut atau cemas yang dimiliki penderita ini tidak memiliki potensi bahaya. Namun dapat membuat penderita sulit untuk memiliki hubungan interpersonal yang baik.
Jenis kecemasan sosial yang paling umum ialah Generalized anxiety disorder (GAD) atau gangguan kecemasan umum merupakan tipe gangguan kecemasan yang paling sering terjadi. Suatu pemicu dapat membuat penderita memiliki rasa cemas yang sangat parah. Gejala ini biasanya disebabkan karena permasalahan sehari-hari seperti kesehatan, keuangan dan keluarga.
Berbeda dari pengetahuan tentang pengertian social anxiety disorder sebelumnya, permasalahan GAD memang merupakan masalah umum yang sering dicemaskan tetapi penderita memiliki tingkat kecemasan yang sangat tinggi. Penderita generalized anxiety disorder (GAD) juga dapat memiliki gejala seperti pusing, otot tegang atau kesulitan tidur dan berkonsentrasi.
Advertisement
Penyebab Social Anxiety Disorder
Seperti yang diketahui dari pengertian social anxiety disorder sebelumnya, gangguan kecemasan sosial dipercaya terjadi akibat interaksi yang kompleks antara faktor biologis dan faktor lingkungan. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:
- Sifat yang diturunkan. Gangguan kecemasan umumnya dapat menurun di dalam keluarga. Namun, tidak diketahui secara jelas, besaran kadar proporsi yang melibatkan faktor genetik dan proporsi yang diakibatkan oleh perilaku yang dipelajari dari lingkungan.
- Social anxiety disorder merupakan bentuk perilaku yang bisa terjadi sebagai hasil dari pengalaman tertentu. Hal ini dapat terjadi pada orang yang sebelumnya pernah mengalami situasi sosial yang kurang nyaman atau memalukan.
- Struktur otak.
Suatu struktur di otak yang bernama amigdala diketahui berperan dalam mengendalikan respons terhadap rasa takut. Mereka dengan amigdala yang aktif dapat memiliki respons tinggi terhadap rasa takut. Akibatnya mereka pun mengalami kecemasan tinggi pada situasi sosial.
Selain itu, terdapat kaitan antara social anxiety disorder dan orang tua yang mencontohkan perilaku kecemasan pada situasi sosial tertentu. Bisa juga terjadi pada anak dengan kondisi orang tua yang lebih ketat mengendalikan kehidupan sosialnya atau sangat protektif terhadap mereka.
Advertisement
Cara Menyembuhkan Social Anxiety Disorder
Berdasarkan pengertian social anxiety disorder dan gejalanya yang berbahaya, hal tersebut dapat diperbaiki atau disembuhkan menggunakan Terapi Kognitif Perilaku (Cognitive Behavioral Theory). Teori Kognitif Perilaku adalah sebuah terapi yang mengombinasikan strategi berpikir dan perilaku yang didasari oleh tiga hal yang saling terkait satu sama lain, yaitu pikiran, perasaan, dan perilaku (Oemarjudi dalam Mutia, Mulyati dan Subanti, 2011).
Antony dan Swinson (2000) yang menyatakan bahwa strategi utama dalam pemberian Terapi Kognitif Perilaku adalah mengubah pemikiran dan keyakinan irrasionalnya dengan pemikiran dan keyakinan rasional yang lebih sehat dan positif.
Selanjutnya dihadapkan langsung pada situasi yang membuatnya tidak nyaman, dan terakhir menambahkan dengan keterampilan-keterampilan sosial (Asrori, 2016). Sehingga sangat diharapkan Teori Kognitif Perilaku dapat mengurangi atau menyembuhkan seseorang yang mengalami kecemasan sosial.
Penanganan Social Anxiety Disorder
Penanganan social anxiety disorder bergantung dari seberapa jauh gangguan tersebut memengaruhi fungsi sehari-hari yang dijalani. Dua tipe penanganan utama untuk social anxiety disorder adalah:
- Terdapat beberapa jenis pengobatan yang dapat diresepkan oleh dokter, termasuk obat-obatan golongan anti-depresan, anti-ansietas, atau kombinasi.
- Psikoterapi ditujukan untuk membantu seseorang mengenali pikiran negatifnya dan mengembangkan keterampilan untuk meningkatkan rasa percaya dirinya pada situasi sosial. Terapi perilaku kognitif merupakan salah satu psikoterapi yang paling efektif untuk kecemasan.
- Sering kali, penanganan pada social anxiety disorder dapat berupa kombinasi dari psikoterapi dan pengobatan.
Pencegahan Social Anxiety Disorder
Tidak ada metode yang dapat memprediksi hal-hal yang bisa membuat seseorang mengalami social anxiety disorder. Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak gejala yang dialami pada seseorang yang merasa cemas, seperti:
- Membuat daftar prioritas dalam kehidupan. Seseorang dapat menurunkan kecemasan dengan mengelola waktu dan energinya dengan baik. Pastikan bahwa Anda juga meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang disukai.
- Menulis jurnal. Mendokumentasikan kehidupan pribadi sehari-hari dapat membantu seseorang dan tenaga kesehatan mental profesional untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres dan cara mengatasinya.
- Mendapatkan bantuan secara dini. Social anxiety disorder, seperti banyak gangguan kesehatan mental lainnya, lebih mudah untuk ditangani bila terdeteksi sejak dini.
- Menghindari penggunaan zat-zat yang tidak baik. Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang dapat memperburuk kecemasan. Bila telah mengalami adiksi, menghentikan asupan juga dapat menyebabkan kecemasan baru.