Aktor sekaligus komedian Jarwo Kwat masih dipercaya memainkan peran sebagai Achmad Jalaludin alias Pak Jalal dalam sinetron religi Para Pencari Tuhan yang tahun ini memasuki jilid 14.Selain Jarwo Kwat, sinetron religi Para Pencari Tuhan Jilid 14 ini masih dibintangi sederet artis beken Tanah Air seperti Deddy Mizwar, Syakir Daulay, Betari Ayu, Udin Nganga, Asrul, dan masih banyak lagi.
Dalam sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 14 ini, Jarwo Kwat mengungkapkan jika karakter Pak Jalal yang Ia mainkan mempunyai banyak perubahan. Di Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 13, Pak Jalal dikenal sebagai sosok orang kaya yang sangat sombong di desanya. Namun, di tahun ini, ia menjadi pria yang fokus dengan akhirat.
"Di PPT Jilid 14 ini kehidupan pak Jalal sudah pengin meninggalkan dunia, dalam arti tidak memikirkan hartanya yang triliunan ini, tapi memikirkan persiapan di akhirat," ungkap Jarwo Kwat saat jumpa pers virtual Ramadan Penuh Cinta SCTV.
Advertisement
Mati dengan Khusnul Katimah
Jarwo Kwat juga menambahkan jika di jilid 14 ini Pak Jalal sudah tak terlalu memikirkan hartanya lagi. Pak Jalal kini lebih fokus untuk mencari bekal di akhirat.
"Pak Jalal ini engga mikirin lagilah hartanya, mikirin mati aja udah. Sekarang gimana mikirin dia bisa mati dengan khusnul khotimah. Gimana caranya ketika sakaratul maut nanti, bang jack bisa ngebisikin syahadat," ungkap Jarwo Kwat.
Advertisement
Banyak Konflik
Dalam sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 14 ini, akan ada banyak konflik yang terjadi. Salah satu konfliknya melibatkan Pak Jalal dengan Bang Jack.
"Jadi di Jilid 14 ini konfliknya lebih banyak lagi. Saya berantem berdebat dengan Bang Jack itu saya aktingnya full banget, benar-benar saya terkuras habis energi saya. Belum lagi perdana melihat Bang Jack atau Bang Deddy ini joget di karaoke," ungkap Jarwo Kwat.
Advertisement
Jadi Tontonan Ramadan
Lebih Lanjut, Jarwo juga menilai sinetron ini bakal menjadi sinetron Ramadan yang layak di saksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
"Ini seru banget jilid 14, sayang kalau nggak ditonton," tutup Jarwo Kwat.