Berkonflik dengan Anak, Begini Tanggapan Mahkamah Kehormatan Dewan Kepada Krisdayanti

Perseteruan Krisdayanti dan dua anaknya, Azriel dan Aurel Hermansyah sedang memanas akhir-akhir ini. Saling sindir di media sosial dilakukan oleh ibu dan anak ini, bahkan melibatkan sang ayah sambung, Raul Lemos. Kini, adik kandung Yuni Shara ini merupakan salah satu anggota DPR RI.

Dimas Putra Mandegani
Oleh Dimas Putra Mandegani - Reporter
Berkonflik dengan Anak, Begini Tanggapan Mahkamah Kehormatan Dewan Kepada Krisdayanti
krisdayanti. instagram @krisdayantilemos / @raullemos16 ©2020 Merdeka.com

Perseteruan Krisdayanti dan dua anaknya, Azriel dan Aurel Hermansyah sedang memanas akhir-akhir ini. Saling sindir di media sosial dilakukan oleh ibu dan anak ini, bahkan melibatkan sang ayah sambung, Raul Lemos.

Walaupun ini bukan kali pertama mereka memanas, status Krisdayanti berbeda dengan yang dahulu. Kini, adik kandung Yuni Shara ini merupakan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Sebagai seorang wakil rakyat, harapannya KD dapat menjadi teladan kepada publik. Sikapnya membawa masalah keluarga ke publik ini turut jadi bahasan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Anggota DPR ini kan banyak disorot masyarakat. Jadi sebaiknya masalah-masalah yang dihadapi secara pribadi, tentu diselesaikan secara pribadi. Kan kita khawatir nanti malah meruntuhkan nilai-nilai dan semangat DPR," ungkap Saleh Partaonan Daulay, wakil ketua MKD DPR RI seperti dikutip Kapanlagi.com dari channel YouTube Intens Investigasi.


Masalah-masalah yang muncul dalam rumah tangga adalah hal yang lumrah. Saleh berpendapat bahwa sebagai ibu dan anak mungkin sedang saling merindukan satu sama lain.

"Nah ini hubungan antara anak dan orang tua. Mereka ini pasti saling menyayangi, mungkin saling merindukan satu dengan yang lain,” tambah Saleh.

Menurut Saleh, permasalahan pribadi seperti ini harusnya diselesaikan secara pribadi antara keluarga masing-masing. Namun, KD malah mengumbarnya di media sosial sehingga jadi tontonan publik.

“Karena itu tentu akan lebih mudah sebenarnya untuk mencari titik temu antara mereka ini. Jadi ya karena itu kita berharap penyelesaian urusan seperti ini bisa dilakukan dengan cara-cara yang arif," ungkap Saleh.


Tugas MKD adalah menjaga kehormatan dan martabat DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Saleh menyebut, jika konflik KD dan anak-anaknya hanya masalah pribadi dan keluarga yang tidak perlu sampai dibawa ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

"Mahkamah Kehormatan Dewan itu kan hanya berurusan dengan menjaga kehormatan dewan baik secara lembaga maupun orang per orang yang ada di sana. Jadi selama ini masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan saya kira tidak perlu ada penyelesaian di Mahkamah Kehormatan Dewan. Makanya saya katakan tadi, saya yakin lah Mbak KD bisa menyelesaikan itu dengan baik ya sama anak-anaknya," tutup Saleh.

Rekomendasi