Bundesliga Kembali, Pemain Ini Rayakan Gol dengan Selebrasi Physical Distancing

Walaupun pandemi virus corona masih melanda beberapa negara, Federasi Sepakbola Jerman, (DFL), memutuskan kompetisi Bundesliga dan Bundesliga 2 musim 2019/2020 kembali dlanjutkan. Keputusan ini diberikan setelah lebih dari dua bulan liga sepakbola Jerman dihentikan.

Dimas Putra Mandegani
Oleh Dimas Putra Mandegani - Reporter
Bundesliga Kembali, Pemain Ini Rayakan Gol dengan Selebrasi Physical Distancing
Selebrasi Social Distancing. Twitter @bensenior_ ©2020 Merdeka.com

Walaupun pandemi virus corona masih melanda beberapa negara, Federasi Sepakbola Jerman, (DFL), memutuskan kompetisi Bundesliga dan Bundesliga 2 musim 2019/2020 kembali dlanjutkan. Keputusan ini diberikan setelah lebih dari dua bulan liga sepakbola Jerman dihentikan.

Sebenarnya kebijakan ini ditunda hingga 2 April, namun karena kondisi masih belum memungkinkan, maka Bundesliga dan Bundesliga 2 baru kembali digelar pada Sabtu, 16 Mei 2020.

Salah satu pertandingan pertama setelah Bundesliga digelar kembali yaitu Borussia Dortmund melawan Schalke 04. Dihelat di Signal Iduna Park, tim tamu Schalke 04 terpaksa dibantai oleh De Borussien dengan skor 4-0.

Ada yang unik dalam pertandingan tersebut, selain digelar tanpa penonton, para pemain Borussia Dortmund lakukan selebrasi Physical Distancing usai cetak gol. Hal ini seperti ditunjukkan striker muda mereka yang baru masuk dipertengahan musim, Erling Haaland dan gelandang mereka, Raphael Guerreiro.

Erling Haaland mencetak gol pembuka di menit 29 setelah memanfaatkan dengan baik umpan Thorgan Hazard. Gol pertama Haaland setelah 66 hari tersebut ia rayakan dengan berlari menuju pinggir lapangan.

Haaland melakukan selebrasi unik. Pemain berusia 19 tahun ini melakukan selebrasi meditasi seperti yang biasanya ia lakukan.

Namun bedanya, para pemain Dortmund lain yang merayakan tidak mendekan dan memberi jarak masing-masing. Ia pun tak berpelukan dengan rekan setim usai cetak gol. Pemain asal Norwegia ini berlari mendekati bendera sudut dan menari kecil.

Hal berbeda dilakukan oleh Raphael Guerreiro. Usai cetak gol, ia tidak melakukan tos ke rekan setimnya. Ia melakukan tos menggunakan siku usai cetak gol penutup pada pertandingan tersebut.

Hal ini sesuai aturan Bundesliga yang menetapkan bahwa para pemain hanya boleh melakukan tos dengan siku atau kaki.

Bundesliga sendiri menetapkan aturan bahwa pemain hanya boleh melakukan tos dengan siku atau kaki.

Borussia Dortmund yang juga dikenal memiliki penggemar yang militan, merasa hampa tanpa kehadiran penonton untuk menyemangati mereka saat bertanding.

Walaupun begitu, seusai pertandingan para pemain Borussia Dortmund tetap berlari menuju tribun penonton sebagai penghormatan untuk para penggemar, seperti yang biasa mereka lakukan.

Seperti diketahui DFL memutuskan untuk menghentikan seluruh pertandingan Bundesliga pada 13 Maret lalu. Hal ini menyusul pemain muda klub SC Padeborn, Luca Killian, menjadi pemain Bundesliga pertama yang dinyatakan positif corona.

Kembali digelarnya liga sepakbola tertinggi di Jerman ini membuat liga sepakbola lain seperti di Premier League dan Serie A Italia ikut tergerak untuk memulai pertandingan.

Walaupun Bundesliga digelar, beberapa aturan ketat diberlakukan agar virus corona tidak kembali meluas, seperti larangan tos dan berjaga jarak.

Salah satu contohnya ada pada bangku cadangan pemain Borussia Dortmund yang diberi jarak pada setiap kursinya.

Rekomendasi