Badai virus Corona masih menyelimuti Indonesia. Beberapa pencegahan, penanganan dan perawatan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 dilakukan seluruh aspek masyarakat Tanah Air.
Jika berbicara mengenai pandemi, baru-baru ini ramai soal ramalan virus COVID-19. Potongan video sinetron lawas Tanah Air, Bajaj Bajuri merebak di dunia maya mendadak viral karena disebut membicarakan penyakit severe acute respiratory syndrome (SARS) yang mewabah pada 2003.
Ternyata tidak hanya potongan Bajaj Bajuri, beberapa hal sempat dikaitkan dengan ‘ramalan’ soal COVID-19. Mulai dari serial kartun Amerika Serikat, The Simpsons hingga novel yang terbit 1981.
Seperti apa ‘ramalan’ tersebut? Berikut merdeka.com rangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
Prediksi The Simpsons
Sebuah unggahan di Facebook pada 20 Februari lalu menampilkan gambar dari episode tahun 1993, di mana salah satu karakternya, Horner Simpson dan Principal Skinner sedang sakit.
Selain itu, gambar lain menunjukkan penyiar televisi sedang membacakan selembar kertas. Penyiar tersebut menyinggung soal ‘Virus Corona’ yang berlatar belakang kucing di belakangnya.
Namun, setelah ditelusuri ternyata gambar sudah diedit. Tiga gambar yang berasal dari episode ‘Flu Osaka’ ini menunjukkan seorang pekerja pabrik batuk dan jatuh sakit. Walaupun begitu, teks di balik penyiar digambar keempat tidak menyebutkan ‘Virus Corona’.
Advertisement
Novel End of the Days
Ramai beredar isi dari novel End of The Days membuat gempar publik karena disebut meramalkan datangnya virus Corona. Sylvia Browne, penulis novel tersebut diduga memprediksi adanya penyakit pernapasan pada 2020. Prediksi tersebut kemudian dikaitkan dengan mewabahnya virus Corona yang sekarang sedang melanda.
"Pada sekitar 2020 penyakit seperti pneumonia akan menyebar ke seluruh dunia. Menyerang paru-paru dan saluran bronkial dan sulit disembuhkan dengan semua jenis perawatan yang ada. Lebih membingungkan lagi penyakit itu akan lenyap secara tiba-tiba dan kembali menyerang sepuluh tahun kemudian dan menghilang secara keseluruhan," tulis isi novel keluaran 2008 tersebut.
Advertisement
Novel Eyes of Darkness
Tidak hanya novel keluaran 2008 di atas, beberapa orang beramai-ramai memprediksi kedatangan virus Corona dalam novel ‘The Eyes of Darkness’ keluaran 1981. Novel karya Dean Koontz ini menceritakan kisah seorang ibu yang berusaha mencari tahu putranya yang hilang secara misterius dalam perjalanan berkemah. Anaknya tertangkap di Wuhan, China tempat dimana virus Corona berasal.
Karakter anak tersebut bernama Dombey yang menceritakan laporan tentang virus mematikan yang disebut ‘Wuhan-400’. Virus tersebut dikembangkan di laboratorium RDNA di luar kota Wuhan, dan itu termasuk strain mikroorganisme buatan manusia. Hal ini dinilai sebagian orang mengerikan karena buku keluaran 1981 ini memiliki kemiripan antara 'Wuhan-400' dan virus Corona COVID-19.
Advertisement
Sinetron Bajaj Bajuri
Terbaru, viral di media sosial sebuah potongan video sinetron komedi Bajaj Bajuri tentang prediksi kedatangan virus Corona. Prediksi tersebut diungkapkan 17 tahun lalu. Tokoh Said bercerita kepada Mpok Hindun dan Oneng bahwa ada penyakit menular dari China yan bisa menular.
"Itu penyakit menular dari China Mpok. Gejalanye panas dingin sama batuk. Bahaya Mpok. Penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa meninggal," kata Said dalam cerita.
Belakangan diketahui episode 205 berjudul 'Katakan Saja Ogah Berpuasa' ini memang sedang membahas penyakit severe acute respiratory syndrome (SARS) yang mewabah pada 2003 lalu.