Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertama Kali di Sumut, Intip Asyiknya Ngabuburit di Pasar Terapung Sawah Lukis Binjai

Pertama Kali di Sumut, Intip Asyiknya Ngabuburit di Pasar Terapung Sawah Lukis Binjai Pasar Terapung di Sawah Lukis, Kota Binjai. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Bulan Ramadan begitu identik dengan ngabuburit, yaitu aktivitas di sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Di Sawah Lukis, Kota Binjai, Sumatra Utara, terdapat satu spot ngabuburit yang patut untuk dikunjungi yaitu pasar terapung.

Founder Pasar Terapung Sawah Lukis, Ahmadi menjelaskan, konsep pasar terapung yang dihadirkan pada Bulan Suci Ramadan 1444 H ini adalah berjualan takjil di atas perahu. Penjualnya merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ada yang menitipkan dagangannya saja.

"Ada pelaku UMKM dari ibu rumah tangga, dan menitipkan produk dagangannya di kita tanpa sewa," ungkap Ahmadi dikutip dari Liputan6.com (26/3).

Bagi yang penasaran dengan Pasar Terapung Sawah Lukis, tempat ini akan buka sampai akhir Bulan Ramadan atau di hari ke-29. Hadirnya pasar terapung ini diharapkan mampu mengembangkan perekonomian di kawasan tersebut.

Pertama Ada di Sumut

pasar terapung di sawah lukis kota binjai

©2023 Merdeka.com

Sawah Lukis yang terletak di Gang San Asmat, Desa Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara ini menghadirkan pasar terapung yang sebelumnya belum ada di Sumut. Selain untuk mencari kebutuhan berbuka, pengunjung pun juga bisa jalan-jalan sore sembari menunggu waktu berbuka.

Harapan Ahmadi, ke depannya produk-produk milik UMKM ini bisa menarik para pembeli karena keunikannya. Di pasar terapung ini, para penjual bisa meletakkan nomor telepon, label, dan sebagainya.

"Supaya UMKM yang sekarang bisa mendapatkan pasar yang lebih luas," ucapnya.

Aneka Ragam Kue Tradisional

pasar terapung di sawah lukis kota binjai

©2023 Merdeka.com

Mayoritas produk yang dijual di Pasar Terapung Sawah Lukis ini adalah takjil atau kue-kue tradisional mulai dari kue khas Aceh, Melayu, sampai Jawa. Harganya pun terbilang murah, mulai dari Rp1.000 sampai Rp10.000. Tempat ini buka mulai pukul 16.00 WIB sampai waktu berbuka puasa.

"Kita juga menawarkan spot-spot menarik bagi pengunjung yang mau ngabuburit sambil menunggu buka puasa," jelas Ahmadi.

Tak hanya konsepnya yang unik, Pasar Terapung Sawah Lukis rupanya menggunakan istilah gaji bersama. Artinya, para penjual atau pelaku UMKM tersebut tidak dipungut biaya dan hanya patungan untuk membayar pekerja yang berada di atas perahu untuk berjualan.

"Para pekerja di atas perahu merupakan anak-anak sekolah yang sedang Praktik Kerja Lapangan (PKL). Inilah Ramadan membawa berkah," tambahnya.

Spot Wisata

punya spot foto instagramable 4 tempat di sumut ini ramai dikunjungi wisatawan

pariwisatasumut.net ©2021 Merdeka.com

Sawah Lukis tak hanya menyajikan momen Ramadan yang berbeda, melainkan juga terdapat spot-spot wisata yang semakin populer seiring berjalannya waktu. Beberapa spot wisata tersebut berkonsep keindahan hamparan persawahan.

Seperti yang dilansir dari merdeka.com, Sawah Lukis Binjai telah menjadi spot wisata pilihan karena menyuguhkan cantiknya hamparan sawah yang hijau.

Wisatawan juga bisa menikmati suasana di sekitar tempat wisata ini sambil bercengkrama dengan keluarga dan teman sembari menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan kali ini. Selain itu, bagi pengunjung yang hobi melihat sunset, di Sawah Lukis ini menjadi spot favorit untuk mengabadikan momen tenggelamnya matahari.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP