Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Mengantuk saat Hujan, Ketahui Fakta Menariknya

Penyebab Mengantuk saat Hujan, Ketahui Fakta Menariknya Ilustrasi hujan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Hujan bikin ngantuk? Jika demikian, kamu nggak sendirian! Banyak orang bilang suara rintik hujan yang menabrak jendela bisa membuat mereka langsung tertidur. Bahkan, orang sering menyalakan rekaman suara hujan untuk membantu mereka tertidur di malam hari. Mengapa hujan memiliki efek ini pada manusia?

Percaya atau tidak, ada beberapa alasan ilmiah yang cukup menarik di balik mengapa hari-hari hujan tampak seperti waktu yang tepat untuk mengejar ketertinggalan kita. Perasaan mengantuk yang tidak biasa ini sebagian terkait dengan jam biologis dan ritme sirkadian kita sendiri.

Pada saat yang sama, keadaan emosional kita, suara hujan, tingkat kelembapan, dan kurangnya sinar ultraviolet semuanya dapat berkontribusi pada fenomena tersebut. Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum penyebab mengantuk saat hujan yang menarik diketahui:

Suara tunggal

Menurut Wonderopolis.org, derai hujan yang khas itu dapat berkontribusi pada perasaan mengantuk. Ini karena hujan menciptakan sesuatu yang disebut “pink noise”, yang mirip dengan white noise tetapi berbeda dalam hal distribusi energi. 

Seperti white noise, pink noise adalah campuran dari semua frekuensi berbeda yang dapat didengar manusia, tetapi distribusi energi yang berbeda di seluruh frekuensi tersebut memungkinkannya menjadi alat bantu tidur yang lebih efektif.

Hujan, gemerisik dedaunan, angin, dan bahkan suara detak jantungmu sendiri semuanya menghasilkan suara merah muda. Para peneliti dalam sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa kemampuan kebisingan merah muda untuk mengurangi gelombang otak adalah yang membuatnya sangat efektif sebagai alat bantu tidur yang potensial. Inilah yang menjadi penyebab mengantuk saat hujan.

Studi telah menemukan bahwa ketika suara hujan memasuki otak, otak secara tidak sadar rileks dan menghasilkan gelombang alfa, yang sangat dekat dengan keadaan otak ketika manusia tidur.

Kurangnya cahaya

Penyebab mengantuk saat hujan lainnya adalah karena kurangnya sinar matahari. Ketika tubuh manusia terkena sinar matahari, ia melepaskan lebih sedikit melatonin (hormon yang berhubungan dengan tidur) dan lebih banyak serotonin (hormon "rasa senang"). 

Ini membuat orang merasa lebih waspada dan ceria. Kurangnya cahaya pada hari hujan dapat memiliki efek sebaliknya, orang mungkin merasa mengantuk atau sedikit kebiruan.

Berkurangnya kandungan oksigen di udara

Oksigen dapat merangsang otak dan membuat kita merasa segar kembali. Saat hujan, ada lebih banyak uap air di udara, itu menghasilkan tekanan udara yang lebih rendah dan penurunan kandungan oksigen yang relatif. Dalam situasi seperti itu, otak mulai mengendur, dan orang akan merasa mengantuk.

Namun, karena oksigen di udara lebih sedikit, kamu mungkin masih merasa lemas dan mengantuk saat bangun tidur; dan mungkin perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk bangun dari tempat tidur.

Aktivitas manusia dibatasi

Saat hujan, aktivitas warga terhambat. Banyak latihan di luar ruangan tidak bisa dilakukan. Bagi orang-orang yang tidak ada hubungannya, tidur mungkin merupakan pilihan yang baik. Semua orang menyukai keadaan nyaman, dan tidur adalah sejenis kenikmatan.

Kelembapan yang tinggi

Kelembaban pada hari hujan juga berperan. Saat hujan, udara di luar terasa berat. Akibatnya, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan homeostasis . Ini bisa melelahkan, membuat banyak orang mencari beberapa menit tambahan untuk menutup mata.

Sekarang kamu tahu mengapa hujan membuat kamu sangat mengantuk, tetapi mungkin kamu masih bertanya-tanya bagaimana cara mengatasi efek ini. Jawabannya sederhana: tetap sibuk. 

Tetap aktif, baik secara fisik maupun mental, akan membantu mengalahkan kebosanan dan membuat pikiranmu sibuk dan meningkatkan serotonin. Juga, dapatkan cahaya, sebanyak mungkin cahaya alami. Ini akan menurunkan kadar melatoninmu.

Apakah hujan membuat tidur lebih baik?

Tampaknya masuk akal jika cuaca hujan membuatmu mengantuk, itu pasti cuaca tidur yang sempurna. Namun, sains mengatakan tidak demikian. Perubahan tekanan barometrik membuat sulit untuk mendapatkan tidur malam yang baik. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang benar-benar tidur lebih baik di cuaca bagus daripada di cuaca hujan.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP