Niat Sholat Tahajud Malam Hari Lengkap Beserta Tata Cara dan Doanya
Merdeka.com - Tahajud artinya bangun dari tidur pada malam hari. Dengan demikian, sholat tahajud dikerjakan pada malam hari dan dilaksanakan setelah tidur terlebih dahulu, meskipun tidurnya hanya sebentar.
Tahajud adalah satu-satunya sholat sunnah yang dicantumkan dalam Al-Qur’an. Bagi orang yang melaksanakan tahajud, melansir dari Buku Keutamaan Shalat Malam oleh Yusni A. Ghazali & Ibnu Salim, Allah SWT berjanji akan mengangkatnya ke maqam terpuji (QS. Al-Isra’ [17]: 79), menganugerahinya kesabaran dan kekukuhan iman (QS. Al-Insan [76]: 24—26), mengaruniainya kebaikan dan rahmai-Nya (QS. Al-Waqi,ah [56]: 15-18), serta memasukkannya ke golongan hambaNya yang berbakti (QS. Al-Furqan [25]: 63-64). Allah SWT juga memberi kesaksian bahwa mereka beriman kepada ayat-avat-Nya (QS. As-Sajdah [32]: 13-17).
Berikut tata cara beserta niat sholat tahajud malam hari yang bisa dipraktikkan dengan mudah:
Waktu yang Dianjurkan
Sholat malam dapat dilaksanakan setelah sholat Isya’ hingga terbit fajar. Jika dilakukan di bulan Ramadan, ia disebut sholat tarawih dan jika dilakukan tengah malam setelah bangun tidur, ia disebut Tahajud.
Waktu yang paling utama melakukan sholat tahajud adalah setengah malam terakhir atau sepertiga malam terakhir. Waktu tersebut lebih utama daripada awal malam.
Nabi SAW suatu ketika ditanya, “Bagian malam manakah yang paling didengar doanya?” Beliau bersabda, ‘Tengah malam terakhir, shaladah sesukamu.” (HR. Tirmidzi)
Rakaat Shalat Tahajud
Tidak ada ketentuan dan batasan pasti mengenai jumlah rakaat sholat tahajud, Rasulullah melakukannya secara berbeda-beda. Kadang beliau mengerjakan sebanyak tiga belas rakaat termasuk shalat witir.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Zaid bin Khalid dan Ibnu Abbas, berkata: “Kami disuruh oleh Rasulullah SAW melakukan shalat malam dan supaya menggemarinya sehingga Rasulullah SAW mengatakan‟ Lakukan shalat malam sekalipun satu rakaat‟, (HR AthThabrani).
Begitu beragam bilangan rakaat dan model sholat tahajud yang dijalankan oleh Rasulullah SAW. Berikut ini diuraikan hanya beberapa model yang dipandang bersumber pada hadis yang shahih dan terkenal di kalangan kaum Muslimin.
Telah berkata Aisyah: “Bahwasannya Rasulullah SAW pernah shalat antara waktu Isya dan Subuh sebelas rakaat, yaitu ia beri salam tiap dua rakaat, dan ia sembahyang witir satu rakaat,”(HR Bukhari).
Telah berkata Aisyah: “Bahwasannya Rasulullah SAW pernah sholat malam tiga belas rakaat. Dari tiga belas rakaat itu, ia sholat witir lima rakaat, dan ia tidak duduk di antara rakaat-rakaat itu kecuali pada rakaat terakhir,”(HR Bukhari dan Muslim).
Telah berkata Aisyah: “Bahwasannya Rasulullah SAW pernah sholat tahajud empat rakaat, tapi jangan engkau tanya bagusnya dan panjangnya, kemudian ia shalat lagi empat rakaat, dan jangan kau tanya bagus dan panjangnya, kemudian ia shalat witir tiga rakaat,”(HR Bukhari dan Muslim).
Ketiga hadis tersebut menunjukkan bervariasinya bilangan rakaat dan model yang ditempuh Rasulullah SAW dalam menjalankan shalat tahajud. Rasulullah SAW pernah sholat tahajud sebelas rakaat: sepuluh rakaat shalat tahajud, dengan tiap-tiap dua rakaat salam, dan witir satu rakaat.
Niat Sholat Tahajud Malam Hari

©2018 Merdeka.com
ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'aalaa Artinya: "Aku niat salat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala."
Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap dan Benar
Setelah mengenali waktu dan jumlah rakaatnya, kamu tentu sudah bisa menerapkan tata cara sholat tahajud yang benar. Dengan berbagai keutamaannya yang sangat luar biasa, tentunya kamu akan sangat merugi jika tidak melaksanakan tata cara sholat tahajud yang benar ini.
Berikut tata cara sholat tahajud yang benar:
- Niat sholat tahajud
- Melakukan takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
- Membaca surat al fatihah
- Membaca surat dalam Al Quran. Rasullullah SAW biasanya membaca surat-surat yang panjang.
- Rukuk dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
- I’tidal dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
- Sujud dengan tuma’ninah sambil membaca doa sujud
- Mengulang gerakan seperti rakaat pertama
- Pada tahiyat akhir, membaca doa tahiyat akhir
- Melakukan gerakan salam.
- Setelah salam, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa sholat tahajud.
Doa Sholat Tahajud
Setelah sholat tahajud hendaknya sekaligus mennuturkan doa setelah sholat tahajud. Dalam riwayat Bukhari, Muslim, dan Abu Daud, ada doa yang biasanya kerap dilantunkan di bagian akhir. Doa itu berisi permintaan mendapat keselamatan dan kepasrahan.
Berikut doanya:

©2018 Merdeka.com
"ALLAHUMA LAKAL HAMDU ANTA NUURUSSAMAAWAATI WAL ARDLI WA MAN FIIHINNA. WALAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUSSAMAAWAATI WAL ARDLI WA MAN FIHINNA. WALAKAL HAMDU ANTA RABBUSSAMAAWAATI WAL ARDLI WA MAN FIIHINNA. WALAKAL HAMDU ANTA MULKUSSAMAAWAATI WAL ARDLI WA MAN FIIHINNA. WALAKAL HAMDU ANTA MALIKUSSAMAAWAATI WAL ARDLI. WALAKAL HAMDU, ANTAL HAQQU WA WA'DUKAL HAQQU, WA QAULUKAL HAQQU, WA LIQAA UKAL HAQQU. WALJANNATU HAQQUN WANNARU HAQQUN. WANNABIYYUUNA HAQQUN, WA MUHAMMADUN HAQQUN, WASSAA 'ATU AQQUN. ALLAHUMA LAKA ASLAMTU. WA 'ALAIKA TAWAKKALTU, WABIKA AAMANTU, WA ILAIKA AANABTU, WABIA KHAASHAMTU. WA ILAIKA HAAKAMTU. FAGHFIRLII MAA QADDAMU WA MAA AKHKHARTU WA MAA ASRARTU WA MAA A'LANTU ANTAL MUQADDIMU WA ANTAL MU AKHKHIRU, LAA ILAA HA ILLAA ANTA ILAIHI LAA ILAAHA ILLA ANTA."
Artinya:
"Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya, bagi-mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu sehala puny, Engkau Tuha yang menguasai langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-Nya, bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar, neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat (dengan orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau."
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya