Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba

Marari Sabtu merupakan suatu acara ibadah adat Batak Toba yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Indonesia tidak terlepas dari budaya, adat istiadat, dan bahasa yang berbeda-beda. Keragaman inilah yang membuat masing-masing daerah memiliki identitas dan ciri khas. Batak adalah suku yang memiliki beragam budaya dan adat istiadatnya. Upacara adat Batak juga memiliki ragam tradisi unik. Salah satunya upacara penyucian dosa masyarakat Batak Toba yang bernama Marari Sabtu.

Upacara ini merupakan warisan budaya nenek moyang yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Foto/Youtube @Mei Leandha

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba
Apa itu Marari Sabtu

Apa itu Marari Sabtu

Marari Sabtu merupakan sebuah ritual ibadah umat Parmalim, Suku Batak. Foto/Unsplash

Parmalin ini sebuah sebutan bagi penganut kepercayaan Ugamo Malim yaitu agama tradisional Batak yang berasal dari para leluhurnya. Aliran ini merupakan salah satu aliran kepercayaan masyarakat Batak Toba. Sesuai namanya, Marari Sabtu merupakan ibadah yang dilaksanakan setiap hari Sabtu oleh seluruh umat Parmalim. Pada hari itu, semua umat akan berkumpul di tempat ibadah Bale Partonggoan maupun Bale Pasogit.

Tujuan Upacara Marari Sabtu

Tujuan Upacara Marari Sabtu

• Ritual ini dilakukan untuk mensucikan masyarakat dari dosa-dosa yang telah dilakukan selama seminggu terkahir. • Marari Sabtu dapat membersihkan diri dari berbagai penyakit. Foto/Freepik

Tata cara Marari Sabtu

Melansir dari laman Budaya Indonesia, berikut tata cara Marari Sabtu :

1. Menyiapkan air penyucian yang biasa disebut “aek pangurason”. Air ini diambil terlebih dahulu dari sumber air sebelum ada orang lain mengambil air tersebut untuk kebutuhan yang lainnya. Air tersebut kemudian dimasukkan ke mangkuk putih.

2. Mempersiapkan dupa dan peralatan ibadah yang lain.

3. Jeruk purut dipotong menjadi dua dengan beralaskan kain putih, kemudian dicampur dengan bane-bane (daun) dan air yang sudah disiapkan tadi. Daun tersebut akan digunakan pada saat upacara dengan cara memercikan air ke peserta upacara. 4. Acara dimulai pada pukul 10.30 WIB. Pemimpin upacara akan memasuki ruangan yang bernama parsantian (tempat melakukan upacara ritual ibadah), kemudian diikuti oleh peserta upacara dan duduk secara rapi. Air yang sudah dipersiapkan tadi harus sudah ada di parsantian (tempat ibadah) tepatnya di atas tikar yang berlapis tiga.

5. Peserta upacara harus berkonsentrasi dan memfokuskan pikirannya untuk mengikuti rangkaian upacara. Foto/Freepik

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba

6. Pemimpin upacara atau sering disebut Ulu Punguan memercikkan air dalam mangkuk kepada seluruh peserta Upacara Marari Sabtu. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk membersihkan peserta dari dosa minggu kemarin. 7. Setelah itu pemimpin upacara akan memberikan doa-doa sedangkan pesertanya akan menyimaknya. 8. Pemimpin upacara (Ulu Punguan) akan memaparkan isi patik dengan menghadap ke peserta upacara.

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba

9. Setelah itu akan dilakukan siraman rohani oleh ulu punguan. Jika sudah selesai maka ulu punguan akan memercikan air kepada seluruh peserta upacara. Foto/Freepik

Makna Upacara Marari Sabtu

Melansir dari Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama berjudul “MAKNA RITUAL MARARI SABTU PADA RUAS UGAMO MALIM” karya Agung Suharyanto. Terdapat berbagai komponen yang digunakan dalam Upacara Marari Sabtu yaitu jeruk purut, dupa, air yang sudah disucikan, dan lain sebagainya. Hal tersebut memiliki makna yang dipercaya oleh masyarakat Batak.

Makna ritual Marari Sabtu yaitu memanjatkan doa kepada Tuhan agar masyarakat Batak Toba yang menganut kepercayaan Parmalin diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemakmuran untuk kelangsungan hidup. Foto/Pixabay

Mengenal Marari Sabtu, Upacara Penyucian Dosa Suku Batak Toba
Mencicipi Segar Gurihnya Sroto Sokaraja, Soto Nikmat Khas Banyumas
Mencicipi Segar Gurihnya Sroto Sokaraja, Soto Nikmat Khas Banyumas

Beda dari soto biasanya, Sroto Sokaraja pakai bumbu kacang dan potongan ketupat.

Baca Selengkapnya
Ganjar Bicara Peluang Andika Perkasa Jadi Cawapres: Anak Bangsa Harus Siap!
Ganjar Bicara Peluang Andika Perkasa Jadi Cawapres: Anak Bangsa Harus Siap!

Ganjar Pranowo masih mencari Cawapres untuk menemaninya bertarung di Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya
Mahfud Dampingi Ganjar, Pasangan AMIN Tak Gentar Berebut Suara di Jatim
Mahfud Dampingi Ganjar, Pasangan AMIN Tak Gentar Berebut Suara di Jatim

Terpilihnya Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar dan Cak Imin sebagai pendamping Anies mengindikasikan pentingnya suara NU dan Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Menyerupai Badak yang Menguap, Ini Keunikan Rumah Imah Badak Heuay Khas Sunda
Menyerupai Badak yang Menguap, Ini Keunikan Rumah Imah Badak Heuay Khas Sunda

Rumah ini memiliki arti badak yang sedang menguap. Rumah Badak Heuay banyak ditemui di Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya
Sejarah Kirab Kebo Bule pada Malam 1 Suro, Diyakini Bawa Berkah
Sejarah Kirab Kebo Bule pada Malam 1 Suro, Diyakini Bawa Berkah

Beberapa orang meyakini, kotoran kerbau yang keluar saat kirab dianggap bisa membawa berkah.

Baca Selengkapnya
Mengintip Isi Garasi Jenderal Maruli, Menantu Menko Luhut Baru Dilantik jadi Kasad
Mengintip Isi Garasi Jenderal Maruli, Menantu Menko Luhut Baru Dilantik jadi Kasad

Mengintip Isi Garasi Jenderal Maruli, Menantu Menko Luhut Baru Dilantik jadi Kasad

Baca Selengkapnya
Gempa Maroko Tewaskan Separuh Penduduk Desa, Sisanya Hilang
Gempa Maroko Tewaskan Separuh Penduduk Desa, Sisanya Hilang

Penduduk Tafeghaghte, Maroko, menyampaikan keluh kesah mereka tentang kehancuran akibat gempa dahsyat Jumat lalu.

Baca Selengkapnya
Diduga Mencuri, Pelaku Diamuk Massa Sampai Babak Belur di Tebet
Diduga Mencuri, Pelaku Diamuk Massa Sampai Babak Belur di Tebet

Pelaku sempat dipukuli warga saat ketahuan sedang 'beraksi'

Baca Selengkapnya
Barbel Zaman Yunani Terbuat dari Batu, Begini Bentuk dan Beratnya
Barbel Zaman Yunani Terbuat dari Batu, Begini Bentuk dan Beratnya

Masyarakat Yunani kuno gemar melakukan olahraga angkat beban, yang dimulai sejak abad keenam sebelum masehi.

Baca Selengkapnya