Kondisi Terkini Banjir di Sei Mati, Gubernur Sumut Sempatkan Kunjungi Lokasi
Merdeka.com - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi sempatkan datang ke lokasi banjir di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun sembari olahraga pada Sabtu (19/11).
Melansir dari akun Instagram @edy_rahmayadi, ia mengungkapkan banjir di lokasi tersebut cukup parah. Ia langsung menghubungi Dansat Brimob Polda Sumatra Utara Kombes Pol Christiyanto Goetomo untuk meminjam mobil dapur lapangan demi ketersediaan makanan bagi korban banjir.
Selain itu, kasus banjir di Medan sudah sering terjadi dan tampaknya memerlukan waktu yang panjang untuk membenahi permasalahan tersebut.
"Banjir di Medan sudah sering terjadi, apalagi bila turun hujan yang deras dengan durasi yang lama," ungkap Edy Rahmayadi dilansir infosumut.id, Minggu (20/11).
Drainase Mampet
Penyebab utama banjir di kawasan Kelurahan Sei Mati, ialah karena kurangnya fasilitas serapan air dan drainase yang mampet. Selain itu, drainase yang mampet menurunkan daya serap air, sehingga Sungai Mati meluap dan mengancam nyawa masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.
Karena mereka sering mengalami dampak banjir. Gubernur Sumatra Utara berharap agar masyarakat mau direlokasi.

Instagram.com/edy_rahmayadi ©2022 Merdeka.com
"Saya imbau warga mau direlokasi," kata Edy Rahmayadi.
Demi keselamatan dan keamanan masyarakat, Edy Rahmyadi mengingatkan warga untuk mengaktifkan Pos Siskamling. Agar warga yang tinggal di bantaran sungai tetap waspada dan BPBD, serta aparat keamanan bisa mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.
Tinjau Lokasi Sembari Olahraga
Melansir dari akun instagram @edy_rahmayadi, terlihat orang nomor satu di Sumatra Utara itu meninjau lokasi terjadinya banjir dengan jalan kaki.
Dengan berpakaian layaknya sedang berolahraga, Edy Rahmayadi disambut dengan hangat oleh warga setempat.
Momen lucu juga terekam ketika Edy menyambangi sebuah jembatan yang ternyata ada seorang warga sedang memancing ikan di bantaran sungai.

Instagram.com/edy_rahmayadi ©2022 Merdeka.com
"Sudah dapat ikan duyung?" tanya Edy sambil tertawa.
Sontak, warga yang sedang memancing itu hanya bisa tersenyum. Ketika Edy tiba di sebuah perkampungan, ia juga disambut dengan hangat. Terlihat dari rekaman video tersebut jika tinggi air sudah mencapai sepinggang orang dewasa.
Setelah meninjau lokasi, Gubernur Sumatra Utara itu langsung meminta Dansat Brimob Polda Sumatra Utara Kombes Pol Christiyanto Goetomo untuk menyediakan mobil dapur bagi warga agar tidak kelaparan.
Intensitas Hujan Tinggi
Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Medan pada Jumat (18/11), mengakibatkan sejumlah kecamatan di Medan terendam banjir. Hingga Sabtu (19/11), sudah ada 11 kecamatan dan ribuan rumah warga sudah terendam.
Hingga saat ini, banjir belum surut di beberapa kecamatan di Kota Medan. Untuk penanganan yang dilakukan berupa penyaluran bantuan dari berbagai pihak dan memantau keadaan warga.

Instagram.com/edy_rahmayadi ©2022 Merdeka.com
Termasuk banjir di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun tergolong cukup parah, terlebih kurangnya serapan air dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
Hingga saat ini, Pemkot Medan beserta Pemprov Sumatra Utara terus berupaya membenahi permasalahan banjir ini. Ditambah lagi, drainase yang penuh dengan sedimen, perlu dilakukan pengerukan secara rutin dan berkala.
(mdk/adj)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya