Cara Menurunkan Darah Tinggi tanpa Obat
Solusi untuk menurunkan darah tinggi tak hanya melalui obat-obatan. Beberapa perubahan gaya hidup juga bisa menjadi cara menurunkannya.
Menurunkan darah tinggi dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup.
Cara Menurunkan Darah Tinggi tanpa Obat
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh banyak orang di seluruh dunia. Jika tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan komplikasi kesehatan serius lainnya.Meskipun obat-obatan merupakan pilihan umum dalam pengelolaan tekanan darah tinggi, ada juga cara-cara alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tanpa harus mengandalkan obat-obatan.
Berikut adalah beberapa cara menurunkan darah tinggi tanpa obat yang bisa Anda lakukan.
1. Kurangi berat badan yang berlebih
Menurunkan berat badan adalah perubahan gaya hidup yang paling efektif untuk mengendalikan tekanan darah. Jika Anda kelebihan berat badan, mengurangi sedikit saja berat badan sudah dapat membantu menurunkan tekanan darah. Secara umum, tekanan darah bisa turun sekitar 1 milimeter merkuri (mm Hg) dengan setiap 1 kilogram (sekitar 2,2 pon) berat badan yang hilang.
2. Makan makanan yang sehat
Makan makanan yang kaya biji-bijian, buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak serta makanan rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat menurunkan darah tinggi hingga 11 mm Hg. Kalium dalam makanan juga dapat mengurangi efek garam (natrium) pada tekanan darah. Sumber kalium terbaik ada pada makanan, seperti buah-buahan dan sayuran, bukan suplemen.
Olahraga dapat membantu menjaga peningkatan tekanan darah agar tidak berubah menjadi tekanan darah tinggi (hipertensi). Bagi penderita hipertensi, aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih aman. Penting untuk tetap berolahraga agar tekanan darah tidak naik lagi. Targetkan setidaknya 30 menit aktivitas fisik sedang setiap hari.
3. Berolahraga secara teratur
4. Kurangi garam (natrium)
Bahkan dengan mengurangi sedikit asupan natrium dalam makanan, sudah dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 5 sampai 6 mm Hg.
Efek asupan natrium pada tekanan darah bervariasi pada masing-masing orang. Secara umum, batasi natrium hingga 2.300 miligram (mg) sehari atau kurang. Namun, asupan natrium yang lebih rendah – 1.500 mg sehari atau kurang – sangat ideal untuk kebanyakan orang dewasa.
5. Hindari alkohol
Menghindari alkohol dapat membantu menurunkan tekanan darah sekitar 4 mm Hg. Minum banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah hingga beberapa angka. Alkohol juga dapat mengurangi efektivitas obat tekanan darah.
6. Berhenti merokok
Merokok meningkatkan tekanan darah. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Tidur malam yang nyenyak
Tidur yang buruk — kurang dari enam jam setiap malam — dapat menyebabkan hipertensi. Sejumlah masalah dapat mengganggu tidur, seperti sleep apnea, sindrom kaki gelisah, dan insomnia.
Beri tahu penyedia layanan kesehatan jika Anda sering mengalami kesulitan tidur. Menemukan dan mengobati penyebabnya dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Mengurangi stres
Stres emosional jangka panjang (kronis) dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Anda perlu menentukan penyebab stres, seperti pekerjaan, keluarga, keuangan atau penyakit, dan mencari cara untuk mengurangi stres tersebut.