Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mencangkok Mangga, Mudah dan Anti Gagal

Cara Mencangkok Mangga, Mudah dan Anti Gagal ilustrasi mangga. pixabay.com

Merdeka.com - Mangga dikenal secara botani sebagai Mangifera indicaadalah pohon abadi tropis yang selalu hijau yang ditanam terutama untuk buahnya yang dapat dimakan. Pohon mangga mudah dirawat dan mudah ditanam dari bijinya. Namun demikian, menanam pohon mangga yang berasal dari biji tentu membutuhkan waktu untuk tumbuh besar.

Salah satu cara yang lebih cepat untuk menumbuhkan bibit mangga dengan cara mencangkok mangga. Cangkok sudah banyak diterapkan oleh pembudi daya atau orang-orang yang gemar menanam dan terbukti mudah diterapkan.

Mencangkok mangga akan memperoleh hasil yang lebih tahan penyakit dan lebih baik dari pohon induknya. Berikut merdeka.com rangkum cara mencangkok mangga yang mudah diterapkan di rumah.

Alat dan Bahan untuk Mencangkok

Sebelum mencangkok mangga, ada beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan, berikut di antaranya:

- Pisau

- Gunting

- Kompos

- Tanah gembur

- Pupuk kandang

- Tali rafia

- Tabung bambu

- Plastic bening

- Sabut kelapa atau ijuk

Cara Mencangkok Mangga

Memilih Induk

Setelah semua alat sudah siap, cara mencangkok mangga mula-mula dengan memilih induk yang ingin dicangkok. Pilihlah induk yang kondisinya paling baik, yaitu pohon mangga yang produktif, dan memiliki rasa buah yang lezat, serta yang paling penting bebas dari penyakit.

Pencangkokan dilakukan agar bisa mendapatkan pohon mangga yang menghasilkan banyak buah lebih cepat. Pilihlah batang indukan yang sudah dewasa. Paling tidak indukan sudah berumur 2 tahun.

Memilih Batang

Cara mencangkok mangga berikutnya dengan memilih batang yang ingin dicangkok. Kriteria yang tak kalah penting lainnya adalah dengan memilih batang yang bagus dan kuat. Salah satu ciri batang yang bagus untuk dicangkok adalah yang tidak terdapat luka atau memar. Terutama pada bagian kulit batangnya. Memilih batang yang bagus dan kuat akan mempermudah proses pengeratannya. Cabang batang pohon yang bagus berkisar antara 120-130 cm.

Disarankan untuk menggunakan batang bagian tangga ketiga percabangan dari bagian pangkal batang.

Mengelupas dan Membungkus Batang

Setelah menemukan batang yang cocok, yaitu saatnya mengelupas batang. Pada saat anda mengelupas kulit batang, akan ada cairan yang keluar disekitar tempat pengelupasan.

Cairan tersebut berasal dari cambium yang menjadi tanda khas dari metode pencangkokan. Setelah dikelupas, diamkan terlebih dahulu agar cairan cambium tersebut kering. Kemudian, bungkus batang atas dengan ijuk kelapa dan segel dalam kantong plastik sampai Anda siap untuk mencangkok.

Pemotongan Setelah Tumbuh Akar

Jika dirasa sudah mengeluarkan akar, saatnya melepas media tanam cangkok. Bersihkan tanah yang menempel pada batang cangkok. Kemudian potong batang cangkok yang sudah jadi dengan gergaji.

Pastikan media tanam untuk pemindahan cangkok di polybag sudah disiapkan. Jika sudah dipotong, langsung saja pindah ke polybang berisi tanah gembur dan pupuk kompos.

Pindahkan ke polybag terlebih dahulu selama 1-2 minggu sebelum memindahnya ke lahan dan tetap lakukan penyiraman rutin. Untuk sementara sebaiknya hindarkan dari paparan sinar matahari secara langsung.

Sambil menunggu, persiapkan lahan kira-kira dengan kedalaman 50 cm, lebar 50 cm, dan panjang 50 cm. Beri lubang yang sudah disiapkan dengan tanah subur, gembur, dan berkompos. Diamkan lubang ini selama 7 hari sebelum menanam cangkok dari polybag.

Keuntungan dan Kerugian Mencangkok yang Perlu Dipertimbangkan

Adapun keuntungan dan kerugian mencangkok yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan memperbanyak tanaman dengan cara ini. Keuntungannya yakni antara lain:

1. Pohon mangga hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji

2. Pohon mangga yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya.

3. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.

4. Produksi dan kualitas akan persis sama dengan tanaman induknya.

5. Tanaman mangga asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air tanahnya tinggi

Sedangkan kerugian mencangkok antara lain yaitu:

1. Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering.

2. Pohon mangga akan mudah roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang.

3. Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong.

4. Dalam satu pohon induk hanya bisa mencangkok beberapa batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara ini.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP