7 Manfaat Buah Pomelo Bagi Kesehatan, Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Merdeka.com - Meski tidak setenar buah jeruk lainnya, buah pomelo adalah sumber nutrisi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Buah pomelo merupakan salah satu jenis buah jeruk yang sangat erat hubungannya dengan jeruk bali. Juga dikenal dengan nama ilmiahnya, Citrus maxima atau Citrus grandis, pohon pomelo berasal dari Asia Selatan dan dianggap sebagai buah jeruk terbesar dari keluarga rue.
Kulit buahnya bervariasi dari hijau pucat hingga kuning, dan daging bagian dalam bisa berwarna putih, merah atau merah muda. Namun, ada beberapa varietas dan hibrida berbeda yang tersedia, semuanya sedikit berbeda dalam hal ukuran, warna, dan penampilan.
Beberapa varietas yang paling umum meliputi:
Rasa pomelo sangat mirip dengan jeruk bali, dan manfaatnya juga mirip dengan manfaat jeruk bali. Namun, perbedaan utama antara rasa pomelo vs grapefruit adalah bahwa pomelo jauh lebih lembut dan tidak terlalu pahit dan asam.
Meskipun buah ini disebut sebagai "pomelo" dalam bahasa Inggris, buah ini juga dikenal dengan sejumlah nama lain di seluruh dunia. Misalnya, ini biasa disebut sebagai “jabong” di Hawaii dan “jambola” di Asia Selatan.
Berikut manfaat buah pomelo bagi kesehatan tubuh dilansir dari Dr. Axe:
1. Meningkatkan Fungsi Kekebalan Tubuh
Buah pomelo adalah makanan sumber vitamin C yang bagus, vitamin penting yang larut dalam air dan memainkan peran kunci dalam kesehatan kekebalan tubuh. Studi menunjukkan bahwa mendapatkan cukup vitamin C dalam makanan Anda dapat mengurangi gejala dan memperpendek durasi infeksi saluran pernapasan, termasuk flu biasa.
Buah delima juga mengandung antioksidan, yaitu senyawa yang membantu menghalangi pembentukan radikal bebas berbahaya di dalam tubuh untuk mencegah kerusakan sel dan stres oksidatif.
Menurut sebuah penelitian di Spanyol, antioksidan bahkan dapat melindungi dari kerusakan sel kekebalan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap patogen infeksius.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Seperti buah dan sayuran lainnya, pomelo kaya serat, mengemas hampir dua gram ke dalam setiap cangkir. Serat adalah nutrisi penting yang terkait dengan sejumlah manfaat kesehatan, terutama dalam hal kesehatan pencernaan.
Faktanya, penelitian menunjukkan asupan serat makanan dapat meningkatkan keteraturan dan mengurangi risiko kondisi pencernaan, seperti wasir, sakit maag, dan refluks asam.
3. Melindungi dari Penyakit Kronis
Buah pomelo mengandung beragam antioksidan, termasuk flavonoid seperti naringin dan naringenin, yang juga biasa ditemukan pada buah jeruk lain seperti jeruk bali, lemon, jeruk nipis, jeruk, dan buah yuzu.
Antioksidan sangat penting untuk beberapa aspek kesehatan. Tidak hanya dapat meredakan peradangan dan mengurangi gejala banyak gangguan autoimun, tetapi beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa antioksidan dapat melindungi dari kondisi kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
4. Mengurangi Tingkat Kolesterol
Beberapa model hewan yang menjanjikan telah menemukan bahwa menambahkan buah pomelo ke dalam makanan Anda dapat menurunkan kadar kolesterol dan mengoptimalkan kesehatan jantung.
Misalnya, sebuah penelitian pada hewan tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Toxicology menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jeruk bali pada tikus efektif dalam menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat LDL dan trigliserida, yang semuanya merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
Terlebih lagi, model hewan lain yang dilakukan di China mencatat bahwa senyawa tertentu yang diekstrak dari kulit jeruk bali membantu meningkatkan kadar lipid, mengurangi trigliserida, dan memblokir penambahan berat badan pada tikus yang diberi makanan tinggi lemak.
5. Dapat Membantu Memerangi Pertumbuhan Sel Kanker
Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia, beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa antioksidan dan polifenol yang ditemukan dalam buah pomelo berpotensi membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.
Misalnya, model hewan tahun 2018 melaporkan bahwa mengobati tikus dengan ekstrak pomelo efektif untuk menekan pertumbuhan tumor dan melindungi fungsi kekebalan. Studi lain memiliki temuan serupa, mencatat bahwa ekstrak jeruk bali memiliki sifat melawan kanker yang kuat dan mampu mengurangi volume tumor dan mengurangi jumlah sel tumor pada tikus.
6. Memperlambat Tanda-tanda Penuaan
Pomelo kaya akan vitamin C dan antioksidan, keduanya merupakan senyawa penting yang dapat membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dengan cara melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas.
Plus, beberapa penelitian telah menemukan bahwa ekstrak pomelo dapat membantu menghambat pembentukan produk akhir glikasi lanjutan, yang juga dikenal sebagai AGEs.
Meskipun AGEs terutama disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi, namun juga diproduksi selama proses penuaan dan dianggap berkontribusi pada tanda-tanda penuaan, seperti keriput, garis halus, dan penurunan elastisitas kulit.
7. Mengandung Sifat Antimikroba
Yang cukup menarik, beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah pomelo dapat memiliki sifat antimikroba, yang bisa efektif melawan strain bakteri dan jamur yang berbahaya.
Sebagian besar penelitian difokuskan pada efek minyak atsiri yang diekstrak dari buah pomelo, yang telah terbukti dapat mencegah pertumbuhan strain bakteri tertentu, seperti Staphylococci dan Enterobacteriaceae.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Nasional Vietnam juga menemukan bahwa pomelo juga efektif melawan beberapa jenis jamur, termasuk Penicillium expansum, sejenis jamur biru yang bertindak sebagai patogen tanaman.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya