Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Makanan untuk Kesehatan Liver yang Perlu Dikonsumsi Berkala, Salah Satunya Bit

7 Makanan untuk Kesehatan Liver yang Perlu Dikonsumsi Berkala, Salah Satunya Bit buah bit. ©2012 teamoty.com

Merdeka.com - Liver merupakan salah satu organ penting dalam tubuh namun jarang diperhatikan. Fungsi liver bagi tubuh di antaranya memproduksi protein, kolesterol, empedu hingga menyimpan vitamin, mineral, dan bahkan karbohidrat.

Liver juga memecah racun seperti alkohol, obat-obatan dan produk sampingan alami dari metabolisme. Menjaga liver Anda dalam kondisi yang baik penting untuk menjaga kesehatan.Disfungsi hati dapat menyebabkan penyakit hati, gangguan metabolisme, bahkan diabetes tipe 2.

Meskipun tidak mungkin untuk mengelola semua faktor risiko, mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu meningkatkan kesehatan hati.

Berikut merdeka.com merangkum daftar makanan untuk kesehatan liver yang perlu dikonsumsi dilansir dari Medical News Today:

Kopi

Makanan untuk kesehatan liver yang pertama adalah kopi. Menurut sebuah penelitian tahun 2013 yang muncul di jurnal Liver International menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen orang di Amerika Serikat mengonsumsi kopi setiap hari.

Kopi diduga baik untuk liver, terutama karena melindungi dari masalah seperti penyakit hati berlemak. Ulasan tersebut juga mencatat bahwa asupan kopi setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit liver yang kronis. Minuman pahit ini juga dapat melindungi liver dari kondisi yang merusak, seperti kanker hati.

Sebuah studi tahun 2014 yang muncul di Journal of Clinical Gastroenterology menunjukkan bahwa efek perlindungan dari kopi disebabkan oleh bagaimana kopi mempengaruhi enzim di liver.

Kopi, menurut laporan, diduga mengurangi penumpukan lemak di liver. Kopi juga meningkatkan antioksidan pelindung di hati. Senyawa dalam kopi juga membantu enzim hati membersihkan tubuh dari zat penyebab kanker.

Oatmeal

Mengonsumsi oatmeal adalah cara mudah menambahkan serat ke dalam makanan. Serat adalah alat penting untuk pencernaan, dan serat spesifik dalam oat diduga dapat menjaga kesehatan hati. Oat dan oatmeal kaya akan senyawa yang disebut beta-glukan.

Seperti yang dilaporkan sebuah studi tahun 2017 dalam International Journal of Molecular Sciences, beta-glukan sangat aktif secara biologis di dalam tubuh. Mereka membantu mengatur sistem kekebalan dan melawan peradangan, dan mereka diduga sangat membantu melawan diabetes dan obesitas.

Ulasan tersebut juga mencatat bahwa beta-glukan dari gandum tampaknya membantu mengurangi jumlah lemak yang disimpan di hati pada tikus, yang juga dapat membantu melindungi liver. Namun, studi klinis lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.

Orang yang ingin menambahkan oat atau oatmeal ke dalam makanan mereka harus mencari oat utuh atau oat baja, daripada oatmeal kemasan. Oatmeal kemasan mungkin mengandung bahan pengisi seperti tepung atau gula, yang tidak akan bermanfaat bagi tubuh.

Teh hijau

Makanan untuk kesehatan liver selanjutnya adalah teh hijau. Sebuah studi tahun 2015 di World Journal of Gastroenterology mencatat bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi kandungan lemak secara keseluruhan, melawan stres oksidatif, dan mengurangi tanda-tanda penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) lainnya.

Penting untuk dicatat bahwa teh mungkin lebih baik daripada ekstrak, karena beberapa ekstrak dapat merusak liver daripada menyembuhkannya.

Studi tersebut mencatat bahwa masih belum ada rekomendasi khusus bagi orang dengan kondisi ini untuk mengonsumsi teh atau ekstrak teh, namun kaitannya dengan kesehatan hati cukup menjanjikan.

Bawang putih

Menambahkan bawang putih ke dalam makanan juga dapat membantu menstimulasi liver. Sebuah studi tahun 2016 yang muncul dalam jurnal Advanced Biomedical Research mencatat bahwa konsumsi bawang putih mengurangi berat badan dan kandungan lemak pada orang dengan NAFLD, tanpa perubahan pada massa tubuh tanpa lemak. Ini menguntungkan, karena kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor penyebab NAFLD.

Anggur

Anggur ternyata juga menjadi makanan untuk kesehatan liver. Studi yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology melaporkan bahwa anggur, jus anggur, dan biji anggur kaya akan antioksidan yang dapat membantu liver dengan mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan liver.

Makan anggur berbiji utuh adalah cara sederhana untuk menambahkan senyawa ini ke dalam makanan. Suplemen ekstrak biji anggur juga dapat memberikan antioksidan.

 Ikan berlemak

Sebuah studi di World Journal of Gastroenterology menunjukkan, mengonsumsi ikan berlemak dan suplemen minyak ikan dapat membantu mengurangi dampak kondisi seperti NAFLD.

Ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3, yaitu lemak baik yang membantu mengurangi peradangan. Lemak ini mungkin sangat membantu organ liver, karena tampaknya mencegah penumpukan lemak berlebih dan menjaga tingkat enzim di liver.

Studi tersebut merekomendasikan makan ikan berminyak dua kali atau lebih setiap minggu. Jika tidak mudah memasukkan ikan berlemak seperti herring atau salmon ke dalam menu makanan, coba konsumsi suplemen minyak ikan setiap hari.

Jus Bit

Makanan untuk kesehatan liver yang terakhir yaitu jus bit. Jus bit adalah sumber nitrat dan antioksidan yang disebut betalains, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengurangi kerusakan oksidatif dan pembengkakan.

Masuk akal untuk berasumsi bahwa makan bit itu sendiri akan memiliki efek kesehatan yang serupa. Namun, kebanyakan penelitian menggunakan jus bit. Anda dapat membuat jus bit sendiri.

Beberapa penelitian pada tikus menunjukkan bahwa jus bit mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan di hati, serta meningkatkan enzim detoksifikasi alami.

Meskipun penelitian pada hewan terlihat menjanjikan, penelitian serupa belum pernah dilakukan pada manusia.

Efek kesehatan bermanfaat lainnya dari jus bit telah diamati dalam penelitian hewan dan direplikasi dalam penelitian manusia. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan manfaat jus bit pada kesehatan hati manusia.

Makanan yang harus dihindari

Secara umum, menemukan keseimbangan dalam diet akan menjaga kesehatan liver. Namun, ada juga beberapa makanan dan kelompok makanan yang sulit diproses oleh liver. Ini meliputi:

Makanan berlemak: Ini meliputi makanan yang digoreng, makanan cepat saji, dan makanan dibawa pulang dari banyak restoran. Makanan ringan kemasan, keripik, dan kacang-kacangan juga sangat tinggi lemaknya.

Makanan bertepung: Ini meliputi roti, pasta, dan kue atau makanan yang dipanggang.

Gula: Mengurangi gula dan makanan manis seperti sereal, makanan yang dipanggang, dan permen dapat membantu mengurangi stres pada hati.

Garam: Cara sederhana untuk mengurangi asupan garam termasuk makan lebih sedikit, menghindari daging atau sayuran kalengan, dan mengurangi atau menghindari daging dan bacon yang diasinkan.

Alkohol: Siapa pun yang ingin mengistirahatkan liver harus mempertimbangkan untuk mengurangi asupan alkohol atau sama sekali menghilangkannya dari makanan.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP