10 Gejala Meningitis Sejak Dini, Kenali Penyebab dan Pencegahannya
Merdeka.com - Meningitis adalah infeksi pada selaput pelindung yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut meninges.
Pembengkakan akibat meningitis biasanya memicu gejala-gejala seperti sakit kepala, demam, dan leher kaku.
Sebagian besar kasus meningitis di Amerika Serikat disebabkan oleh infeksi virus, tetapi infeksi bakteri, parasit dan jamur adalah penyebab lainnya. Beberapa kasus meningitis membaik tanpa pengobatan dalam beberapa minggu. Yang lain dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan antibiotik darurat.
Orang-orang dari segala usia bisa mendapatkan meningitis, dan mereka yang terkena biasanya mengalami demam dan sakit kepala yang buruk. Dan karena selaput otak dan sumsum tulang belakang menjadi meradang, leher membengkak, memicu leher kaku, kata Dr. Paul Sax, spesialis penyakit menular di Brigham and Women's Hospital di Boston dikutip dari Live Science.
Penyebab dan faktor risiko
Bakteri meningitis dapat menyebar saat bersentuhan dengan sekresi pernapasan atau tenggorokan orang yang terinfeksi melalui batuk, bersin, mencium atau berbagi makanan, minuman, serta peralatan makan.
Remaja dan orang dewasa muda, seperti mahasiswa di asrama kampus atau barak militer, mungkin berisiko lebih tinggi untuk terkena bakteri meningitis karena interaksi sosial mereka dan dari hidup dalam kontak dekat satu sama lain.
Empat dari spesies bakteri paling umum yang menyebabkan meningitis meliputi:
Virus ini ditemukan di tenggorokan dan kotoran orang yang terinfeksi. Orang-orang dapat menyebarkan virus meningitis kepada orang lain dengan batuk atau bersin, atau bersentuhan dengan kotoran, seperti ketika seseorang mengganti popok atau kain kotor.
Orang dapat mengembangkan jamur meningitis, yang jarang terjadi di AS, ketika mereka menghirup spora jamur yang hidup di tanah atau di kayu yang membusuk, atau spora yang ditemukan pada kotoran burung atau kelelawar. Penyakit itu hampir selalu terlihat pada mereka yang sistem kekebalannya melemah karena HIV atau transplantasi organ, misalnya.
Gejala Meningitis
Gejala meningitis dini dapat menyerupai flu (influenza). Gejala dapat berkembang selama beberapa jam atau beberapa hari.
Tanda-tanda dan gejala yang mungkin terjadi pada orang yang lebih tua dari usia 2 tahun meliputi:
- Tiba-tiba demam tinggi
- Leher kaku
- Sakit kepala parah yang tampaknya berbeda dari biasanya
- Sakit kepala karena mual atau muntah
- Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
- Kejang
- Rasa kantuk atau sulit bangun
- Sensitivitas terhadap cahaya
- Tidak ada nafsu makan atau haus
- Ruam kulit (kadang-kadang, seperti pada meningitis meningokokus)
Bayi baru lahir dan bayi dapat menunjukkan tanda-tanda ini:
Komplikasi
Komplikasi meningitis bisa parah. Semakin lama Anda atau anak Anda menderita penyakit tanpa pengobatan, semakin besar risiko kejang dan kerusakan neurologis permanen, termasuk:
Dengan perawatan yang cepat, bahkan pasien dengan meningitis parah dapat memiliki pemulihan yang baik.
Pencegahan Meningitis
Bakteri atau virus umum yang dapat menyebabkan meningitis dapat menyebar melalui batuk, bersin, berciuman, atau berbagi peralatan makan, sikat gigi atau rokok.
Langkah-langkah ini dapat membantu mencegah meningitis:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya